Kadin DKI Khawatir Aksi 112 Pengaruhi Kelancaran Aktivitas Bisnis Pengusaha

acs

Jalaon.com – Polda Metro Jaya pada 7 Februari 2017 kemarin telah menerima surat yang diberikan oleh Forum Umat Islam (FUI) terkait rencana digelarnya aksi 112 dengan agenda Long March yang diawali dengan sholat subuh berjamaah.

Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menyarankan kepada Polda Metro Jaya agar tidak mengijinkan aksi 112 tersebut. Alasan Kadin untuk menolak aksi tersebut adalah dikhawatirkan akan terjadi situasi yang semakin memanas menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017 yang sudah tinggal beberapa hari lagi.

“Kalau dari tahapan KPU, Sabtu itu sudah kita memasuki minggu tenang, 1 hari setelah debat terakhir paslon (pasangan calon). Ini memasuki minggu tenang, jadi diharapkan tidak ada lagi elemen masyarakat yang melakukan seperti unjuk rasa,” ujar Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Sarman menilai bahwa aksi tersebut dapat membuat resah dan khawatir para pengusaha, yang terutama bergerak di bidang jasa dan juga perdagangan. Hal tersebut menurut Sarman juga dapat menghambat aktivitas bisnis para pengusaha yang ada di ibukota.

“Kita dari pelaku usaha tetap punya kekhawatiran jika aksi ini dilakukan akan menambah suasana politik yang tidak kondusif. Apalagi kan Rabu sudah masuk Pilkada. Diharapkan pada tanggal 15 itu meski libur, tapi pusat bisnis dan perdagangan buka seperti biasa,” jelas Sarman.

Meski Polda Metro Jaya sudah menerima surat edaran untuk aksi 112 tersebut, akan tetapi pihak dari Polda Metro Jaya tidak memberikan tanda terima surat tersebut, yang bisa diartikan aksi tersebut ditolak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here