Published On: Sel, Jan 10th, 2017

Kapolri akan Mengenakan Hukum KUHAP Kepada Habib Rizieq, Apabila Tidak Memenuhi Surat Panggilan Kedua

adfw

Jalaon.com – Kasus penghinaan Pancasila yang menyeret Ketua dan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, Polisi telah melayangkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq untuk diperiksa sebagai saksi.

Surat tersebut dilayangkan kepada Habib Rizieq dan dijadwalkan pemeriksaan pada Kamis, 5 Januari 2017. Namun Habib Rizieq tak bisa memenuhi panggilan tersebut karena sedang sakit. Dan telah dilayangkan surat pemanggilan kedua dengan jadwal pemeriksaan, Kamis, 12 Januari 2017.

“Yang bersangkutan (Rizieq Shihab) sedang diproses hukum di Jawa Barat. Dipanggil tanggal 5 Januari kemarin, tapi tidak hadir dengan alasan sakit. Dipanggil kembali tanggal 12 Januari 2017,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Mapolda Sumsel, Selasa (9/1/2017).

Kapolri mengatakan jika Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan yang kedua kalinya, akan dilakukan hukum sesuai dengan KUHAP, yaitu pemaksaan kehadiran untuk jadwal yang ketiga.

“Kalau hadir, akan dilakukan pemeriksaan. Kalau tidak hadir, akan dilakukan sesuai hukum KUHAP, yaitu surat perintah membawa atau dijemput paksa,”Sambung Tito.