Kemenkeu : Meski Harga Minyak Dunia Naik, APBN RI Tetap Aman

dfwrf

Jalaon.com – Setelah dalam beberapa waktu yang lalu minyak dunia mengalami penurunan, kini harga minyak dunia mulai mengalami kenaikan seiring dengan kesepakatan pengurangan produksi minyak mentah dari negara-negara produsen. Namun, harga komoditas yang semakin menguat tersebut dikatakan tidak akan mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nasional karena anggaran subsidi energi yang semakin mengecil.

“Saat ini alokasi subsidi energi Indonesia sudah berubah, baik untuk listrik, bahan bakar minyak (BBM), maupun gas.” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani.

Di tahun 2017 alokasi subsidi hanya tinggal sebesar Rp 77 triliun, lebih kecil dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya yang mencapai Rp 200 triliun-Rp 300 triliun per tahun.

“Karena subsidi energi sudah berubah, dampak perubahan harga minyak ke fiskal tidak terlalu signifikan dampaknya, termasuk kenaikan harga minyak dunia,” jelas Askolani, Minggu (27/11/2016).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Suahasil Nazara mengatakan, bahwa negara ini membutuhkan lebih banyak anggaran untuk dapat membangun sarana infrastruktur di tahun 2018.

Akan tetapi  sayangnya selain mengambil dari alokasi subsidi energi yang masih bisa diperas Rp 20 triliun, kita harus mengejar penerimaan pajak dengan rasio pajak 15 persen terhadap PDN sehingga bisa dapat uang tambahan Rp 60 triliun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here