Kenaikan Tarif Tol‎ Bandara Soetta Resmi Mulai 14 Oktober

dfcded

Jalaon.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) dan PT Jasa Marga sepakat menaikkan tarif ruas tol Prof Dr Sedyatmo. Kenaikan tarif ini mulai berlaku efektif pada 14 Oktober 2016 pukul 00.00 WIB.

“Baru saja kami diinfokan BPJT pemberlakuan tarif tol Sedyatmo ada kesalahan penulisan rilis, dari semula tertulis 13 Oktober menjadi 14 Oktober. Mohon maaf atas kekeliruannya,” tulis keterangan resmi dari Kementerian PUPR, Kamis (13/10/2016).

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna, menyatakan bahwa Surat Keputusan (SK) mengenai kenaikan tarif tol Bandara Soetta itu sudah dikeluarkan.

Mengenai jumlah kenaikan tarif telah diungkapkan oleh Koentjahjo. Dia menyatakan bahwa ‎perhitungan kenaikan tarif tol Bandara Soekarno-Hata ini berdasarkan pada rata-rata inflasi daerah selama 2 tahun. Untuk Tol Sedyatmo, inflasi rata-rata dalam 2 tahun terakhir sebesar 9,79 persen.

“Penyesuaian tarif, data inflasi dari periode 1 September 2014 sampai Agustus 2016 itu sebesar 9,79 persen. Dari angka itu, dilakukan formula tarif baru yaitu tarif lama dikalikan dengan inflasi,” jelas Koentjahjo.

Tarif ruas tol tersebut akan mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000-1.500. Tak hanya tol bandara Soetta yang mengalami kenaikan. Namun, Tol Sedyatmo, Tol Jakarta-Cikampek, Tol Kertosono-Mojokerto, Tol Surabaya-Gresik pun juga turut mengalami kenaikan tarif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here