Published On: Rab, Sep 7th, 2016

Kenapa Orang Gemuk Lebih Sering Digigit Nyamuk?

nysnu

Jalaon.com – Nyamuk adalah hewan jenis serangga yang dihindari oleh semua manusia, namun keberadaannya tidak dapat ditolak sekalipun menggunakan obat nyamuk, tetap saja masih tersisa nyamuk yang berterbangan bahkan menggigit kita.

Pernahkah anda ketika sedang berkumpul dengan teman – teman di tempat yang banyak nyamuk, namun hanya ada satu atau dua orang yang merasakan gigitan nyamuk, sementara yang lain tidak merasakan gigitan nyamuk?

Jika salah satu diantara teman anda yang berkumpul ada yang memiliki tubuh gemuk, kemungkinan besar dia lah yang lebih sering terkena gigitan nyamuk. Kenapa?

Karena orang-orang yang berbadan besar dan mereka yang kelebihan berat badan memproduksi kadar gas yang lebih banyak dibanding orang bertubuh normal. Adanya karbon dioksida (CO2) menjadi salah satu cara bagi nyamuk untuk menemukan mangsanya. Jadi, tidak heran kalau orang yang banyak memproduksi gas CO2 (terutama orang – orang gemuk) bisa lebih sering digigit nyamuk.

Terutama bagi nyamuk betina, Karena nyamuk betina diketahui memiliki syaraf khusus untuk mendeteksi CO2. Nyamuk betina adalah jenis nyamuk yang paling membutuhkan darah untuk perkembangbiakannya.

Selain orang yang berbadan gemuk, ada lagi yang menarik perhatian nyamuk untuk menggigitnya yaitu orang yang suka meminum bir atau minuman beralkohol.