Published On: Jum, Agu 18th, 2017

Kepala Desa Sukajaya Meminta Ponpes Ibnu Mas’ud Ditutup

Jalaon.com – Setelah beradu mulut dengan warga sekitar karena telah membakar umbul – umbul merah putih, Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Desa Sukajaya, Kecamatan Taman Sari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat akhirnya ditutup paksa oleh warga.

Kepala desa setempat telah memberikan waktu satu bulan kepada petinggi Ponpes agar segera mencari tempat lain untuk meneruskan ponpesnya tersebut.

“Sesuai kesepakatan bersama, ponpes itu diberi waktu satu bulan untuk pindah dari desa ini,” kata Kepala Desa Sukajaya Wahyudin.

” Sebelum pembakaran, warga dengan pengurus ponpes sudah terjadi adu mulut, karena menolak memasang bendera merah putih di sekitar ponpes,” ia melanjutkan.

Santri Ponpes Ibnu Mas’ud diduga telah membakar umbul – umbul merah putih yang telah dipasang oleh warga di sekitar bangunan Ponpes pada Kamis, 17 Agustus 2017 dini hari.

Salah seorang warga telah menyaksikan aksi pembakaran tersebut hingga akhirnya para warga berdatangan menuju Ponpes untuk meminta pertanggung jawaban dan sempat terjadi adu argumen antara warga dan pihak ponpes.

Setelah itu Polisi datang menghampiri Ponpes tersebut untuk membubarkan warga, kemudian Polisi membawa 23 orang yang termasuk guru dan pengurus pesantren ke Mapolrea Bogo, Jawa Barat untuk dimintai keterangan.