Published On: Rab, Agu 24th, 2016

Ketika Anak Beranjak Usia 2 Tahun, Haruskah Benar-benar Langsung Disapih?

Pada umumnya, ketika anak sudah memasuki usia 2 tahun, orang tua akan menyapih anaknya, terkadang ada juga orang tua yang galau karena anak berusia 2 tahun tetapi masih menyusu. Mengenai hal ini, apakah memang jika anak sudah berusia 2 tahun harus langsung disapih?

Menurut dokter spesialis anak dari RS Pondok Indah, dr Yovita Ananta, SpA, IBCLC, MHSM, proses penyapihan hendaknya tidak dilakukan dengan buru-buru atau secara mendadak. Tak perlu juga saat anak masuk usia 2 tahun, lantas ibu buru-buru mencari cara untuk menghentikan proses anak menyusu.

Jika dilakukan seperti itu, justru ibu akan stres karena penyapihan berlangsung lama dan merasa gagal karena masih terus menyusui. Padahal faktanya tidak selalu demikian.

“Tidak perlu buru-buru. Rekomendasinya memang berhenti menyusu saat anak berusia dua tahun, tapi bukan berarti saat itu anak benar-benar tidak boleh menyusu lagi,” ujar dr Yovita.

Lantas dr. Yovita menambahkan, mayoritas ibu akan merasa ASI nya sudah tidak bak lagi kualitasnya ketika memasuki usia anak dua tahun. Dan tentu ASI yang demikian juga tidak baik jika terus diberikan kepada anak.

Cepat atau lambatnya proses penyapihan anak itu beragam, ada yang hanya membutuhkan waktu satu minggu, ada yang 1 bulan bahkan ada yang tahunan baru anak bisa berhenti menyusu. Semuanya tergantung kondisi ibu dan anak masing – masing.

“Disarankan ibu memilih cara ‘weaning with love’, yaitu dengan perlahan – lahan dan jangan membentak anak. Buat deal saja, jadi misalnya anak mau tidak menyusu maka akan dibacakan dongeng tambahan oleh ibu. Yang pasti tidak disarankan pakai yang pedas atau pahit-pahit di payudara ya, bikin-bikin trauma anak,”  tegas dr Yovita.