Published On: Jum, Mei 19th, 2017

Korban WannaCry Diimbau untuk Tidak Menyerahkan Uang Tebusan kepada Hacker

da

Jalaon.com – Akhir – akhir ini dunia dihebohkan dengan serangan virus ganas yang bernama Ransomware Wannacry yang mampu menyerang windows dari ribuan komputer di berbagai negara di dunia, salah satunya yaitu Indonesia.

Di Indonesia sendiri ada beberapa instansi yang menjadi korban serangan virus jenis malware ini, dan pelaku telah menyandera data – data penting milik perusahaan, kemudian pelaku hacker meminta sejumlah uang tebusan untuk mengembalikan data – data tersebut.

Sementara itu, Pre-Sales Specialist Kaspersky Lab Indonesia Jemmy Handinata mengimbau kepada para korban agar tidak menuruti keinginan hacker untuk memberikan uang tebusan. Karena Jemmy menilai bahwa dengan korban memberikan uang tebusan, maka hacker akan ketagihan untuk melakukan serangan lagi.

“Kami rekomendasikan agar korban tidak memberikan tebusan pada pelaku, karena saat kita bayar, kita memberikan mereka supply uang supaya mereka terus bekerja lagi. Ibaratnya seperti memberikan gaji pada hacker agar mereka melakukan serangan lagi,” ucap Jemmy di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Jemmy menilai bahwa hacker tidak akan berhenti sampai disini untuk kembali menyebarkan malware, bahkan kedepan kemungkinan akan ada malware yang lebih berbahaya lagi.

“Ibaratnya, ini kayak tahap awal, ke depan pasti akan ada lagi. Sebenarnya, serangan siber itu banyak, tetapi tidak terlalu tereskpos ke publik, Mungkin hanya kalangan IT yang tahu,”jelasnya.