KPPU Curigai Ada Permainan Produksi dan Distribusi Pangan

da

Jalaon.com – Menjelang bulan suci Ramadhan Perum Bulog senantiasa melakukan antisipasi terhadap lonjakan kenaikan harga komoditi dikarenakan ada indikasi permainan produksi dan distribusi.

Berkaitan dengan hal ini, KPPU telah menggelar Rapat Komisi dan berdasarkan kesepakatan telah menetapkan untuk melakukan tahap lanjutan dari penelitian sebelumnya, yaitu ke tahap penyelidikan.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf mencurigai bahwa terjadi permainan atau pengaturan produksi dan distribusi bawang putih, sehingga harga pasaran menjadi mahal karena terbatasnya stok.

“Kami menduga terjadi pengaturan pasokan ke pasar mulai dari impornya melalui dua pintu masuk utama impor bawang putih ke Indonesia, yaitu pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pelabuhan Belawan Medan. Dugaan pengaturan ini telah berujung pada naiknya harga jual bawang putih di pasaran,” ucap Syarkawi, Selasa (23/5/2017).

KPPU memprediksi bahwa ada dua pelaku usaha yang menguasai pasar yang melakukan permainan dan pengaturan produksi hingga distribusi, diantaranya yaitu pelaku usaha yang pendistribusiannya melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Belawan Medan.

Sementara itu untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan, beberapa waktu yang pemerintah melalui Perum Bulog telah menggelar aksi stabilisasi pangan dengan menggelontorkan stok pangan secara merata di pasar dan retail seluruh Indonesia, sehingga harga pangan tetap stabil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here