Kuasa Hukum Rizieq Shihab Minta Jokowi Hentikan Kasus Pornografi

Jalaon.com – Tim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab mengaku telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi yang berisikan tentang permintaan untuk menutup kasus pornografi chat seks yang meyeret pimpinan FPI dan Firza Husein.

“Iya, suratnya sudah disampaikan ke Presiden. Dikirim lewat orang khusus tadi malam,” kata Kapitra Ampera, di Jakarta, Selasa 20 Juni 2017.

Kapitra mengatakan alasannya mengajukan permintaan kepada Jokowi untuk memerintahkan Polri menghentikan kasus yang menjerat kliennya tersebut karena dinilai proses penyidikan telah menyalahi undang – undang yang berlaku.

“Karena melanggar peraturan perundang-undangan khususnya putusan Mahkamah Konstitusi No 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016,” jelas Kapitra.

Kapitra menilai bahwa barang bukti yang didapatkan oleh pihak penyidik tidak sah, karena didapatkan dari pihak yang tidak berwenang yang melakukan penyadapan pembicaraan ilegal antara Habib Rizieq bersama Firza Husein melalui aplikasi chat.

“Penyidikan kasus Habib Rizieq Shihab yang barang buktinya didapat penyidik melalui intersepsi atau penyadapan oleh pihak yang tidak berwenang/ilegal, dilakukan oleh situswww.4n5hot.com dan baladacintarizieq.com bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” paparnya.

Maka dari itu, Kapitra meminta Presiden Jokowi untuk memerintahkan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menghentikan kasus pornografi tersebut karena memang sudah tidak sah untuk dilanjutkan, terlebih lagi ke tahap pengadilan.

“Tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah dalam proses penyidikan maupun persidangan, karena merupakan pelanggaran terhadap HAM, Rights of Privacy, dan bertentangan dengan UUD 1945,”¬†tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here