Majikan Masuk Rumah Sakit, Kisah Anjing Ini Mirip Hachiko

Maya si anjing setia dari Spanyol

Jalaon.com – “Anjing adalah sahabat terbaik manusia” ungkapan itu seringkali terdengar kala muncul cerita kesetiaan seekor anjing yang rela menanti kehadiran sang majikan. Salah satu kisah paling tak terlupakan dalam sejarah adalah Hachiko. Anjing setia dari Jepang itu selalu pergi ke stasiun kereta api pada sore hari untuk menjemput si majikan yang tak kunjung datang karena meninggal dunia.

Dilansir laman Metro, Senin (05/09/2016), kisah serupa juga terjadi di tanah matador, Spanyol. Seorang anjing rela menunggu di rumah sakit tempat majikan tengah dirawat. Maya, anjing betina umur 2 tahun dari ras Akita Jepang, sudah menghabiskan 6 hari duduk menunggu di Rumah Sakit Virgen de la Salud, Kota Elda.

Maya menanti kesembuhan Sandra Iniesta (22) yang dibawa ke rumah sakit sejak 27 Agustus 2016 untuk menjalani operasi gawat darurat karena radang usus buntu. Sejak saat itu si manis kerap duduk di luar bangunan rumah sakit -hewan peliharaan memang tak boleh di bawa masuk. Momen paling menyedihkan saat Maya kerap bolak-balik sendirian ke Rumah Sakit meskipun Andres, ayah Sandra, membawanya pulang ke rumah.

“Dia hanya melakukan apa yang bisa dia lakukan di Barcelona,” ungkap Sandra yang diwawancara dalam masa penyembuhan di Rumah Sakit.

“Kemanapun saya pergi masuk ke suatu tempat atau bangunan, dia selalu menungguku di depan pintu.”

Kehadiran Maya yang selalu setia menunggu telah menggugah hati staf Rumah Sakit. Mereka seringkali keluar guna memastikan anjing betina muda itu dapat perawatan layak. Kini ia menjadi seorang selebriti baru berkat kesetiaannya pada sang majikan.

“Dia salah satu anggota keluarga paling perhatian,” ucap ayah Sandra kepada Informaci√≥n.

“Saya rasa dia tahu apa yang sedang terjadi. Dia juga menunjukkan sikap sabar menanti kesembuhan Sandra.”

Kesamaan antara Maya dan Hachiko, mereka datang dari Negeri Matahari Terbit, Jepang. Mereka memiliki sikap setia terhadap sang majikan. Bedanya Hachiko terus menunggu kedatangan sang tuan yang tak pernah lagi terlihat di stasiun kereta api. Semoga Maya tidak mengalami hal serupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here