Published On: Kam, Okt 20th, 2016

Mantan Tentara yang Sukses Bangun Bisnis Ritel

assdada

Jalaon.comSam Walton merupakan founder dari Walmart yang menjadi salah satu toko ritel terbesar di dunia. Tentu nama tersebut sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, terutama bagi kalangan pebisnis.

Seorang pebisnis yang sukses membangun supermarket bergengsi ini juga pernah mengalami kesulitan hidup sejak kecil. Ia harus mengalami depresi sejak masih kecil karena keterpurukan ekonomi di Amerika Serikat pada waktu itu.

Seperti dilansir dari Business Insider, (20/10/2016) sejak kecil ia terbiasa bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya. Dia mencari uang dengan menjual susu perahan dan mengemasnya dalam botol, kemudian mengantarkannya pada pelanggan. Selain menjual susu, ia juga bekerja sebagai pengantar koran untuk mendapat uang tambahan.

Walaupun ia dan keluarga sedang dilanda kesulitan ekonomi, namun Walton sangat menyadari betapa pentingnya pendidikan itu. Maka dari itu ia terus belajar dan menyelesaikan pendidikannya hingga lulus sebagai sarjana Ekonomi dari University of Missouri pada tahun 1940.

Tak lama setelah ia lulus kuliah, ia bekerja di sebuah toko ritel yang cukup besar di AS, yaitu J.C Penney. Dari situlah ia mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang banyak dalam bisnis ritel. Walton bekerja di toko ritel tersebut selama 18 bulan. Kemudian ia memutuskan untuk berhenti di tahun 1942.

Ia berhenti dari pekerjaannya tersebut lantaran ia ingin masuk kemiliteran. Ia masuk militer di unit intelijen Angkatan Darat Amerika Serikat. Namun seusai Perang Dunia ke-II, Walton tidak lagi berprofesi sebagai tentara. Bersama dengan adiknya, James, dia akhirnya memberanikan diri mendirikan sebuah toko waralaba di Newport, Arkansas yang mereka beri nama Ben Franklin.

Walton beserta adiknya berhasil membangun toko ritel tersebut hingga bertumbuh 15 cabang. Namun hal ini tidak membuat Walton merasa senang dan puas karena usahanya masih belum bisa menembus pasar di pedesaan.

Pada 1962 Walton memberanikan diri untuk membuka Walmart di Rogers, Arkansas. Hanya dalam waktu yang tak lama, kemudian Walmart sukses hingga menjadi perusahaan publik dan mampu melantai di bursa. Impian Walton untuk menjadi pebisnis ritel pun sukses diraihnya. Pada akhirnya Ia meninggal pada 5 April 1992 karena mengidap penyakit Leukimia dan Kanker tulang sumsum.