Published On: Sel, Okt 11th, 2016

Maulwi Saelan Wafat

Jalaon.com – Maulwi Saelan menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Senin (10/10/2016) pada usia 90 tahun. Dalam hidupnya, banyak kisah yang dilaluinya, baik dalam dunia militer atau dalam sepak bola nasional.

Kehidupannya tak lepas dari peran sebagai seorang penjaga. Dia penjaga gawang Timnas Indonesia tahun 1954-1958 dan penjaga setia Presiden RI pertama, Soekarno.

072788600_1474548742-maulwi_saelan

Ia ikut perjuangan melawan penjajah pasca kemerdekaan RI tahun 1945. Darah pejuang berasal dari keluarganya, ayahnya ialah Amin Saelan yang merupakan perjuangan dan pendiri Taman Siswa di Makassar, kemudian kakaknya, Emmy Saelan, adalah pejuang wanita.

Ia lahir di Makassar, karier sepakbolannya bermula ketika ayahnya membangun klub yang bernama MOS di Makassar dan butuh seorang kiper. Kemudian Maulwi menjadi kiper dan ternyata bakatnya terlihat di sana.

Ketika pindah ke Jakarta, dia memperoleh kesempatan mengawal gawang tim Jakarta Raya pada PON I-1948 Solo. Aksi-aksinya di bawah mistar membuatnya dipanggil untuk membela Timnas Indonesia di Asian Games 1951 di New Delhi, India.

Pencapaian terbaiknya ketika membawa Tim Garuda finish di posisi ketiga Asian Games 1954 dan menyabet perunggu Asian Games 1958. Ia juga tampil di Olimpiade Melbourne 1956 dengan Timnas Indonesia yang dilatih oleh Tony Pogacnik, dan lolos babak delapan besar. Aksinya yang terkenal ialah ketika menahan gempuran Uni Soviet sampai waktu tambahan.

Sayangnya, langkah Indonesia ketika itu terhenti di 8 besar. Dengan skor 0-0, pertandingan ulang pun dilakukan. Ketika itu belum ada peraturan laga dilanjut dengan adu penalti apabila sampai extra time skor ke-2 tim masih saja imbang. Pada pertemuan ke-2, Indonesia dihajar Uni Soviet 4 gol tanpa balas.

Maulwi ternyata juga pernah menjadi ajudan Soekarno yang bisa dibilang  paling setia. Dialah orang yang menemani Bung Karno sampai akhir hidupnya. Tidak heran, sampai ia wafat sangat mengagumi sosok Soekarno.