Published On: Sel, Nov 8th, 2016

Menang Atas Swansea, Mourinho Tetap Galau. Ini 5 Alasannya!

Jalaon.com – Walaupun meraih hasil positif atas Swansea, Minggu (6/11/2016), Jose Mourinho tetap galau melihat performa labil anak asuhnya. Selama 18 laga menangani Manchester United, pelatih asal Portugal itu masih belum menemukan komposisi tepat starting eleven.

Punggawa tampil brilian di suatu laga, namun bermain bak amatiran di laga berikutnya. Dilansir laman Metro Football, Selasa (8/11/2016), inilah lima alasan kenapa Mourinho tetap galau dan pusing tujuh keliling menanti sejumlah laga ke depan.

Mourinho Pusing Tujuh Keliling Memikirkan MU

Mourinho Pusing Tujuh Keliling Memikirkan MU

1. Rooney masih diturunkan?

Keputusan Mourinho mencadangkan Rooney di beberapa laga lalu disebut sejumlah pengamat sebagai keputusan tepat karena selalu bermain buruk. Akan tetapi saat mengisi pos gelandang kiri melawan Swansea, ia justru mengukir dua assist. Apakah ia pantas diturunkan kembali?

2. Siapa penyerang utama?

Salah satu masalah utama Manchester United adalah ketidakmampuan mencetak gol. Dalam empat pertandingan (sebelum versus Swansea), hanya sukses ukir sebiji gol. Akhirnya semua terbalas di minggu lalu dan tiga gol terukir di babak pertama, padahal Marcus Rashford dan Anthony Martial duduk di bangku cadangan. Ibrahimovic memang sukses cetak dua gol, tetapi mandul dalam enam pertandingan sebelumnya. Siapa pantas jadi penyerang utama?

3. Bagaimana cara menyemangati semua pemain?

Mourinho memuji setinggi langit Rooney, Phil Jones dan Ashley Young usai raihan tiga angka atas Swansea. Namun ia justru mengkritisi dua pemain lain, yakni Luke Shaw dan Chris Smalling. Bukan hanya kecewa terhadap penampilan tetapi sikap di atas lapangan. Mampukah The Special One menyemangati semua pemain di jalan searah?

4. Tak usah campur tangan?

Raihan tiga angka atas Swansea pada Minggu (6/11/2016) adalah kemenangan perdana Manchester United di Liga Inggris sejak 24 September. Uniknya itu diraih ketika Mourinho harus jalani hukuman satu laga tak bisa membimbing anak asuh dari bangku cadangan. Haruskah ia tak usah campur tangan di laga berikutnya?

5. Kembali mainkan Pogba?

Paul Pogba harus main karena dilabeli harga £89 juta. Mourinho susah mencoba pemain timnas Prancis itu di berbagai posisi, baik deep dan offensive, tetapi gagal tampil konsisten di setiap laga. Tetapi saat melawan Swansea justru tampil gemilang, ikut menyumbang sebiji gol dan akurasi operan 96 persen.