Published On: Rab, Okt 12th, 2016

Menteri ESDM Siap Buat Zona Penggunaan Gas untuk Turunkan Harga

sdefefww

Jalaon.comPresiden Joko Widodo menginginkan pembuatan zonasi dalam tata niaga gas bumi untuk menurunkan harga gas dengan harga di bawah US$ 6 per MMBTU.

Pelaksana tugas Menteri Energi Sumber Daya Mineral (‎ESDM) Luhut Binsar Pandjaitan, menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan zonasi tata niaga gas bumi adalah yang sesuai dengan zona masing – masing. Misalnya saja dari Indonesia bagian timur, akan diberikan kepada konsumen Indonesia Timur, begitu juga yang ada di Indonesia Tengah, maka diberikan kepada Indonesia Tengah.

“Harga gas yang kita buat itu zonasi. Jadi di Indonesia Timur gasnya kita kasih untuk Indonesia Timur. Gas yang di Indonesia Tengah, kita fokus ke Indonesia Tengah,” ungkap Luhut, Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Luhut menambahkan, bahwa dengan adanya rencana pembuatan zonasi tersebut akan mengurangi biaya transportasi gas sampai ke konsumen. Namun, apabila harga gas di zona lain terdapat yang lebih murah, maka diperbolehkan untuk mendatangkan gas dari luar zona.

Selain lebih hemat biaya transportasi, dengan adanya sistem seperti ini juga akan memudahkan proses pengiriman gas ke konsumen, karena sudah dibagi setiap zonanya. Dan juga bisa impor di dalam negeri, misal impor gas dari zona Aceh untuk dikirim ke Medan, jika dihitung akan mengalami banyak penurunan biaya transportasi.

Luhut menjelaskan, apabila di suatu zona terdapat gas yang berlebihan dan tidak mampu terserap, maka akan diekspor ke zona yang lain yang masih dapat banyak menampung penyerapan gas.

“Mungkin yang dari timur kalau terlalu penuh ya kita ekspor. Itu sekarang konsepnya. Tapi sekarang sedang dimatangkan. Dan saya berharap tim bisa dalam dua minggu ke depan menyelesaikan ini,” terang Luhut.