Published On: Sab, Sep 3rd, 2016

Menurut James Riady, RI dan AS Adalah Investasi yang Subur Saat Ini

Jalaon.com – Tidak lama ini muncul kebijakan baru dari Direktoret Jendral Pajak yaitu mengenai Amnesti pajak, dimana para pengusaha yang berskala international diwajibkan untuk mengumpulkan semua aset di luar negeri maupun di dalam negeri untuk dilakukan perhitungan dan pengampunan pajak.

Bersamaan dengan itu pengusaha Lippo Group, James Riady telah mengalihkan harta luar negerinya ke dalam negeri. James juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan AS saat ini adalah surganya investasi.

“Untuk saat ini, hanya ada dua tempat terbaik dengan situasi kondusif, yakni Amerika Serikat dan Indonesia,” tegas James di KPP Pratama Jakarta Kebayoran Baru, Jakarta, Minggu (2/9/2016).

James menambahkan, kalau di negara lain saat ini seperti  Amerika Latin, Eropa, Afrika, India dan China saat ini tengah mengalami masalah ekonomi dan juga stabilitas politik. Dan untuk wilayah Asia Tenggara, Indonesia lah menurutnya pasar yang paling besar.

Menurutnya, para pengusaha International tanpa diminta untuk menempatkan asetnya di Indonesia mereka juga pasti dengan sendirinya menginginkan menempatkan asetnya disini, karena saat ini pasar di Indonesia sangat menjanjikan return yang bagus dan selain itu juga dapat berkontribusi pada pembangunan bangsa.

Selain itu, James mengatakan bahwa semua aset bisa kembali ke Indonesia asalkan semua juga berjalan sesuai dengan koridornya dan juga adanya reformasi perpajakan serta penyederhanaan sistem pajak.

“Jika kita berjalan sesuai koridor, semua aset bisa kembali ke Indonesia. Mereka pun juga tidak mau asetnya di Australia dan Hong Kong. Tapi itu semua tentu harus diikuti juga dengan adanya reformasi perpajakan, penyederhanaan sistem perpajakan, dan tarif pajak harus bisa lebih bersaing di dunia, khususnya Asia Tenggara,” jelas James Riady.