Menyebut Bom Kampung Melayu Rekayasa, Pria Ini Diamankan Polisi

IMG_20170530_092049

Jalaon.com -Tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menangkap seorang pria bernama Ahmad Rifai (37) yang telah menyebarkan berita hoax terkait bom kampung melayu melalui media sosial facebook.

Pemilik akun facebook bernama Ahmad Rifai Batubara tersebut menyebutkan bahwa kejadian bom bunuh diri di kampung melayu yang menewaskan tiga anggota polri dan dua pelaku tersebut merupakan sebuah rekayasa yang dibuat oleh polisi. Hal ini dibenarkan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul.

“ARB, warga Rao Pasaman, ditangkap anggota Cyber Crime Mabes Polri, Minggu sore,” kata Martinus Sitompul, Senin (29/5/2017).

Martinus Sitompul menilai bahwa aksi penyebaran berita hoax yang dilakukan oleh ARB itu merupakan informasi yang dapat memancing kebencian dan kericuhan antar golongan dan masyarakat. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman kasus tersebut dan memeriksa ARB di Dittipidsiber Bareskrim Polri, Jakarta.

ARB diketahui merupakan seorang karyawan di pondok pesantren putri yang berlokasi di Padang Panjang Barat, Sumatera Barat. Ia ditangkap oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri pada Minggu, 29 Mei 2017, sore.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here