Mobil Listrik Butuhkan Investor untuk Biayai Produksi Masal

Jalaon.com –┬áMenteri Pendidikan Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mengatakan bahwa mobil listrik karya anak bangsa telah disiapkan secara teknologi.

Muhammad Nasir menargetkan mobil listrik tersebut bisa resmi diproduksi secara masal selambat – lambatnya pada tahun 2020 mendatang. Saat ini mobil listrik tersebut masih dalam tahap uji coba untuk mengetahui kelayakan apabila diproduksi secara masal.

“Mobil listrik sudah siap secara teknologi. Tinggal kita akan menuju yang namanya uji. Uji itu berarti meningkatkan kesiapan teknologi untuk menjadi ke angka enam. Kalau angka enam selesai, nanti ke angka tujuh berarti ke industrinya. Nanti kita akan uji coba Jakarta-Bali, untuk mobil. Untuk motor sudah selesai lah ya. Sekarang proses ke industri. Kalau mobil tahapnya itu, tahap uji,” jelasnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Selain itu, Nasir menjelaskan bahwa untuk memproduksi mobil listrik secara masal tentu membutuhkan biaya yang cukup banyak, dalam hal ini dibutuhkan investor yang bersedia untuk membiayai proses produksi masal.

“Pasti, pasti (butuh investor). Pasti harus bersama investor. Tanpa investor ini nggak mungkin bisa jalan. Costnya kan mahal. Biasanya investor itu kalau dengan motor listrik, kalau memasang satu kendaraan, lainnya itu sama juga. Sampai 70 lebih line. Tapi dengan motor listrik ini hanya tinggal 32 line karena banyak komponen yang hilang. Mobil nanti juga begitu,” ungkpanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here