Published On: Kam, Agu 18th, 2016

Owi/Butet Persembahkan Medali Emas Sebagai Kado HUT RI

Kontingen Olimpiade Indonesia akhirnya sukses meraih medali emas tepat pada hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-71. Medali emas ini diraih oleh pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir setelah mengalahkan ganda campuran Malaysia duet pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying di final cabang bulutangkis ganda campuran Olimpiade Rio 2016 di Riocentro-Pavilion 4, Rabu ( 18/8/206).

Pasangan terbaik ganda campuran Indonesia yang biasa disapa dengan Owi/Butet ini hanya butuh waktu 45 menit untuk menuntaskan perlawanan pasangan malaysia dengan straight set dua game 21-14 dan 21-12. Sejak awal Owi/Butet memang tampil begitu agresif tanpa memberikan kesempatan lawan untuk berkembang.

Pasangan Malaysia sempat memberikan perlawanan pada game kedua, hingga perolehan angka 12-10, namun perlahan tapi pasti Owi/Butet mampu kembali menguasai jalannya permainan sehingga permainan pasangan Malaysia tersebut tidak berkembang dan pada akhirnya menutup skor 21-12.

Medali emas ini juga sebagai pembuktian Liliyana Natsir untuk menebus kegagalannya pada dua Olimpiade sebelumnya. Pada Olimpiade Beijing Liiyana Natsir yang kala itu masih berpasangan dengan Nova Widianto berhasil mencapai final tetapi kandas oleh pasangan Korea dan hanya mendapatkan medali Perak, sedangkan pada Olimpiade London 2012, Owi/Butet kandas di semifinal. Ini menjadi medali emas pertama Indonesia di Olimpiade cabang bulu tangkis di nomor ganda campuran.

Sukses ini juga menjadi pencapaian bagi pelatih ganda campuran Indonesia Richard Mainacky yang sudah menantikan medali Olimpiade bagi anak didiknya. Ia menjadi pelatih ganda campuran Indonesia selama 16 tahun yang akhirnya sukses menelurkan medali emas Olimpiade pertamanya.