Published On: Rab, Nov 2nd, 2016

Pasangan Ini Ubah Kursi Roda Untuk Perayaan Halloween

Jalaon.com – Halloween kini dipandang sebagai ajang adu kreativitas mengenakan beragam rancangan kostum menarik. Semua orang berhak merayakan momen setahun sekali itu, termasuk anak-anak. Mereka sangat menyukainya karena bebas pakai kostum idaman untuk mengundang decak kagum banyak orang. Tapi, bagaimana anak-anak penyandang cacat yang terpaksa duduk seharian di atas kursi roda?

12208585_1699864790245936_3293649451350726027_n-640x440

Pasangan pengantin asal Amerika Serikat sukses wujudkan impian anak-anak penyandang cacat yang ingin rayakan Halloween berbekal kursi roda. Ryan dan Lana Weimer, pemilik lembaga non-profit Magic Wheelchair, sukses mengubah kursi roda sebagai kostum 3D perayaan Halloween. Bersama dengan tim sukarelawan, mereka habiskan waktu sekitar 120 jam mengutak-atik kursi roda dan keluar uang $2,000 – $4,000 per kostum.

Pasangan Weimer rela membahagiakan anak penyandang kursi roda karena tiga dari lima anak laki-laki mereka menderita Spinal Muscular Atrophy (SMA), sebuah penyakit yang mengakibatkan otot kendur dan merosot sehingga si penderita harus menghabiskan sisa hidup di atas kursi roda.

keaton-on-dragon-640x427

Ryan pertama kali membuat kostum kursi roda untuk salah satu anak lelakinya pada 2008 silam. Waktu itu sang anak menginginkan kostum bajak laut. “Saya sadar Keaton selalu berjelajah pakai kursi roda, dan semua bajak laut butuh sebuah kapal. Saya pun menggunakan kursi rodanya sebagai kostum kapal bajak laut,” ungkapnya.

Setiap tahun ketika momen Halloween datang, Ryan selalu tanyakan impian Keaton. Ia pun berupaya mewujudkannya berbekal kursi roda. “Pastinya seru, penuh tantangan dan bikin frustasi dan keluar banyak uang. Tapi itu bukan masalah besar asal dia bahagia dan bisa ikut merayakan Halloween.”

img2771-640x480

Hasil buah karya Ryan selalu diunggah ke laman grup sosial media tempat berkumpulnya orangtua anak penyandang kursi roda. Mereka tertarik melihat kursi roda unik itu, kemudian meminta kesediaan Ryan untuk hadirkan kebahagian serupa kepada sang buah hati.

bannerholiday-640x427

Banyaknya permintaan membuat pasangan Weimer berani dirikan organisasi non-profit Magic Wheelchair pada 2015 silam. Kini mereka sudah banyak menangani proyek untuk membahagiakan anak pengguna kursi roda. Beragam kostum unik pernah dirancang dan sukses hadirkan kebahagiaan tak terlupakan.