Pembangunan Infrastruktur di Semarang Pengaruhi Kenaikan Harga Property

Jalaon.com – Permintaan akan property di Kota Semarang kian meningkat sejak tahun 2016 lalu walaupun harga rumah murah di kota tersebut juga kian naik.

Pada kuartal II 2016 harga rumah murah sebesar Rp 3,9 juta per meter persegi, kemudian pada kuartal II 2017 sudah mengalami kenaikan mencapai Rp 4,24 juta per meter persegi.

Kenaikan harga property di Semarang disebut dipengaruhi oleh pembangunan infrastruktur yang juga kian padat, salah satunya yaitu beberapa pembangunan jalan tol.

Sementara itu, Country Manager Rumah.com Wasudewan mengatakan bahwa ada beberapa pembangunan jalan tol yang menjadikan sederetan rumah menjadi lokasi yang cukup strategis sehingga berpengaruh terhadap harga jual.

” Ada tol Srondol-Bawen yang mempersingkat waktu tempuh dari Semarang ke Solo, sampai dengan pembangunan jalan Tol Semarang-Batang yang dimulai 2017 ini,” jelas Country Manager Rumah.com Wasudewan dalam keterangan tertulis, Minggu (20/8/2017).

Merujuk pada hasil riset Bank Indonesia (BI) mengatakan kota Semarang merupakan salah satu kota di Pulau Jawa yang mengalami percepatan pertumbuhan ekonomi, yaitu dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 10,35 persen pada kuartal III 2015.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here