Pemerintah Upayakan agar Masyarakat Tertarik untuk Berinvestasi di Perbankan

img_20161212_133552

Jalaon.com – Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah tabungan masyarakat untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih di angka hampir 40 persen. Sedangkan target minimal untuk PDB adalah 75 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan, pemerintah sedang menjalankam program inklusi keuangan (financial inclusion) guna dapat mendorong jumlah tabungan masyarakat terhadap PDB semakin besar.

“Sebenarnya faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap tabungan, selain konsumsi, ya spekulasi tanah. Masyarakat kita senang sekali saving di tanah, ini harus mulai kita pikirkan,” jelas Darmin di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Darmin mengungkapkan bahwa daya tarik masyarakat terhadap investasi tanah lebih besar ketimbang investasi di dalam bentuk tabungan atau obligasi. Tentu hal ini tidaklah baik, karena harga tanah semakin lama semakin melonjak sedangkan pasar investasi di obligasi semakin menurun dan tidak seperti yang diharapkan oleh pemerintah.

Presiden Jokowi pun menegaskan bahwa pemerintah memiliki target yaitu sebesar 75 persen terkait PDB hingga tahun 2019 nanti. Karena jumlah minat masyarakat terkait PDB saat ini hingga mencapai 36 persen.

Hingga saat ini pemerintah terus berupaya melakukan berbagai cara agar dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang saat ini sedang lesu.

Seperti proyek-proyek infrasturktur yang besar, pemerintah telah menyiapkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Akan tetapi di luar itu, untuk investasi di sektor menengah dan kecil, tidak dipungkiri juga memerlukan dana yang tidak sedikit.

Maka dari itu, untuk sektor ini pemerintah mau tidak mau membutuhkan bantuan dari instansi perbankan. Karena itu pemerintah terus mengupayakan agar masyarakat mau berinvestasi dan menabung dalam produk perbankan, dengan begitu perbankan dapat menyalurkan dana kredit kepada para pelaku usaha menengah kebawah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here