Published On: Sen, Okt 10th, 2016

Pemprov Jabar Akan Segera Rehabilitasi Pengikut Ajaran Dimas Kanjeng

Jalaon.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan menjemput dan merehabilitasi pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi dari wilayahnya yang sekarang masih bertahan di tenda padepokan Desa Wangkal, Kec. Gading, Kab. Probolinggo, Prov. Jawa Timur.

pemprov-jabar-siap-rehabilitasi-para-pengikut-dimas-kanjeng-vdfnr73bql

Pemprov Jawa Barat akan menjemput semua pengikut padepokan Kanjeng Dimas dari Jawa Barat guna dipulangkan ke daerahnya masing-masing. Bahkan, nanti mereka akan menjalani rehabilitasi yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Provinsi Jabar, ujar Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan pada Senin (10/10/2016).

Menurutnya, sekarang ini Dinsos Provinsi Jawa Barat masih merumuskan penanganannya dengan pemerintah pusat dan juga pihak lainnya di Jabar.

Namun dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah warga Jabar yang kini menjadi pengikut Taat Pribadi.

Sekarang belum ada pemulangan berapa orang Jabar yang ada di sana. Namun nggak akan ribuan kayak Gafatar. Paling hanya puluhan atau mudah-mudahan di bawah 10, ungkapnya.

Ia memperkirakan, penanganan korban Kanjeng Dimas akan lebih mudah jika dibanding korban Gafatar yang dipulangkan kerumah yang dari Kalimantan, beberapa saat lalu.

Jumlahnya juga lebih sedikit. Jika Gafatar kemarin itu di perkampungan. Yang ini di padepokan yang tidak terlalu besar, ujarnya.

Kemudian Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, jumlah pengikut Kanjeng Dimas dari Jawa Barat yang masih tertahan di padepokan adalah 70 orang. Polda Jabar, kata Yusri, sampai saat ini belum ada laporan dari keluarga yang anggota dari keluarganya mengikuti ajaran tersebut.