Published On: Sen, Okt 17th, 2016

Penambang Myanmar Temukan Batu Giok Rp 2,2 T

011596000_1476676839-20161017-giok2

Jalaon. Com – Penambang Myanmar menemukan batu giok dengan berat 175 ton di dalam penggaliannya. Harga tambang itu jika dinominalkan sekitar US$ 170 juta atau sekitar Rp. 2,2 triliun.

Batu dengan tinggi 4,3 meter dean panjang 5,8 meter itu ditemukan dalam sebuah tambang yang memproduksi giok. Lokasinya di negara bagian Kachin, di utara Myanmar.

Batu ini, ukurannya nomor dua terbesar, misalnya yang dijadikan ukiran patung di Jade Buddha Palace di China dengan berat sampai 260 ton. Demikian yang dilaporkan oleh media Inggris Mirror Online.

Media ini menjelaskan, batu akan dikirim ke China guna dibuat menjadi perhiasan dan patung-patung.

Negara Myanmar merupakan sumber dari sebagian besar batu giok terbaik di dunia. Dan China adalah pasar terbesar di dunia untuk batu permata.

Industri giok memiliki nilai miliaran dolar Myanmar yang sebelumnya mendapat kritik dari berbagai pihak. Karena dinilai berbahaya dan mempunyai sistem yang keamanan buruk.

Tanah longsor merupakan bencana yang sering dihadapi pekerja tambang, utamanya mereka yang memilah-milah dari tumpukan sampah yang ditinggalkan oleh perusahaan pertambangan industri dalam skala yang besar.

Pada tahun yang lalu, lebih dari 100 orang tewas dalam peristiwa tanah longsor di lokasi tambang di Kachin.