Published On: Sel, Okt 11th, 2016

Penarikan Galaxy Note 7 Tidak Akan Membuat Samsung Rugi

Jalaon.com – Penarikan Galaxy Note 7 dikabarkan akan membuat Samsung Electronics rugi besar. Namun ternyata, laba Samsung malah mengalami peningkatan selama periode kuartal ketiga tahun 2016.

Dalam laporan pendapatan kuartal III, laba usaha Samsung mencapai sekitar US$ 7 miliar atau setara Rp. 91 triliun. Dan penjualannya mencapai US$ 44 miliar atau Rp. 571 triliun.

samsungtechdroid

Dengan angka ini, Samsung telha berhasil meningkatkan laba lebih dari US$ 3,6 miliar atau sekitar Rp. 46,7 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dengan munculnya kabar kemarin, tidak sedikit analis yang mengestimasi pendapatan Samsung akan turun di kuartal ini karena dampak langsung penarikan produk Galaxy Note 7.

Selama periode Juli sampai September, analis memproyeksikan penjualan menurun sebab adanya masalah di baterai Galaxy Note 7, September lalu.

Walau demikian, angka-angka yang dilaporkan Samsung memperlihatkan adanya kenaikan dari waktu ke waktu.

Lalu dari mana kenaikan laba handphone Samsung ini? Ternyata, kenaikan laba ini bukan berasal dari bisnis perangkat mobilenya, namun dari divisi lain.

Analis IBK Security Lee Seung-woo mngutarakan, bisnis Samsung yang menyumbang keuntungan terbanyak sekarang ialah bisnis semikonduktor. “Harga dari semikonduktor intens meningkat selama beberapa bulan terakhir, hal demikian terlihat juga pada kompetitornya yakni Intel,” ujar Lee.

Kemudian, apabila ke depannya unit mobile tak memiliki masalah dan akan terus menunjukkan tampilan baiknya, harga saham Samsung akan lebih tinggi lagi.

Namun sayangnya, sampai sekarang Galaxy Note 7 masih belum pasti dan juga belum jelas keamanannya. Lalu, dapatkah Samsung mempertahankan keuntungan itu?