Published On: Sen, Sep 5th, 2016

Perampokan Rumah Pondok Indah Sudah Lama Direncanakan

Jalaon.com – Kasus perampokan rumah mewah di Pondok Indah, Jakarta dengan menyandera keluarga pemilik rumah sampai saat ini terus ditelusuri oleh pihak kepolisian. Dan polisi menduga bahwa perampokan tersebut sudah lama direncanakan oleh para pelaku.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Kepala Sub Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F. Kurniawan, jumlah perampok rumah Pondok Indah ada 5 orang, mereka sudah jauh hari sebelumnya telah merencanakan aksi jahat tersebut. Setelah itu mereka menyusun strategi untuk melancarkan aksi perampokannya, kemudian mereka berkumpul di sebuah hotel di Ciputat lantas melakukan perampokan di rumah tersebut.

Laporan tersebut didapat dari dua pelaku yang sudah berhasil ditangkap oleh polisi. pihak kepolisian sebelum mendatangi rumah korban, sebelumnya mendatangi hotel di Ciputat tempat para pelaku berkumpul untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

Dan polisi berhasil mendapatkan keterangan dari pengelola hotel di Ciputat, mereka para pelaku menginap di kamar kelas Melati. Dan pengelola hotel tersebut membenarkan bahwa yang menginap di kamar tersebut terdapat 5 orang.

Setelah mendapatkan keterangan di hotel tersebut, petugas Jatanras Polda Metro Jaya lantas kemudian mengunjungi rumah kontrakan yang ditempati oleh para pelaku untuk menyusun strategi perampokan tersebut. Dari situ polisi mendapatkan petunjuk untuk keberadaan 3 pelaku perampok yang lain berupa kartu identitas.

Berdasarkan laporan dari Hendy, otak dari aksi perampokan ini adalah AJ, dialah yang mengajak empat pelaku lainnya untuk ikut melancarkan aksi perampokannya itu. AJ yang menjadi dalang dibalik aksi jahat ini.

Sebelumnya kasus tersebut diduga karena masalah utang piutang, namun sampai saat ini polisi belum menemukan bukti dugaan utang piutang dan masih diduga murni perampokan.

“Kami belum menemukan indikasi kasus utang-piutang. Analisis sementara kami saat ini adalah murni perampokan,” kata Hendy.