Published On: Rab, Agu 31st, 2016

Perbanyak Asupan Nutrisi Ini Agar Terhindar Migrain

Jalaon.com – Seseorang menderita migrain akibat tubuh kekurangan jenis nutrisi tertentu, kadar magnesium rendah justru diklaim sebagai biang kerok. Benarkah demikian? Hasil penelitian menyebut senyawa mineral itu bukan hanya membantu fungsi saraf dan otot, tetapi mendukung penuh kekuatan tulang dan kesehatan imun, mengatur kadar gula darah hingga bantu tubuh memproduksi energi.

“Migrain selama ini dianggap gangguan rangsangan otak,” beber Richard Lipton, M.D. dari American Migraine Foundation dilansir laman Self, Selasa (30/08/2016). Penderita mengalami serangan nyeri hebat karena organ otak lebih sensitif. “Serangan migrain biasanya dipicu kebanyakan minum anggur merah, kurang minum, datang bulan (haid). Semua itu disebabkan sistem saraf sensitif.”

Magnesium memegang peranan penting dalam mengatur rangsangan otak. “Sel saraf saling berkomunikasi dengan melepas senyawa kimia neurotransmitter. Magnesium memblok pelepasan neurotransmitter tertentu di otak, termasuk glutamat,” ungkap Lipton.

Penelitian mengungkap bahwa penderita memiliki kadar magnesium rendah dalam darah dan otak selama migrain berlangsung. “Sel-sel saraf rentan melepas glutamat ketika kadar magnesium rendah dan berpotensi memicu rangsangan otak lebih luas,” lanjutnya. Serangan berpeluang besar terjadi ketika otak lebih banyak rangsangan.

Otak kurang rangsangan saat kadar magnesium meningkat, secara teori kurang rentan kena migrain. “Itu bukti bahwa magnesium sanggup cegah migrain, meski tidak begitu solid. Beberapa studi menunjukkan hasil positif, tapi ada pula yang gagal,” kata Lipton.

Kadar magnesium terlalu tinggi dalam tubuh menyebabkan kram dan diare. Oleh karena itu, disarankan asupan magnesium dosis rendah dan beraktifitas fisik. Jika migrain menyerang otak, Lipton menyarankan suplemen migrain dari resep obat dokter yang diminum oral setiap hari. Anjuran dosis 200-250 mg dua kali sehari atau 500 mg satu kali sehari.

Selain meminum suplemen resep obat dokter, asupan magnesium dari makanan patut dipertimbangkan. Perbanyak konsumsi sayuran berdaun hijau, kacang almond, alpukat, biji labu hingga buah ara. Jika semua itu masih belum beri efek positif meredam migrain, coba perbanyak makan sayur bayam yang dimasak kukus agar kandungan magnesium tetap terjaga.

Jaga keseimbangan magnesium dalam darah dan otak supaya otak tidak kembali sensitif dan migrain bisa diredam.