Published On: Rab, Agu 10th, 2016

Permintaan Makanan Terakhir Paling Aneh Dari Para Terpidana Mati

Beberapa waktu yang lalu, Indonesia baru raja melaksanakan hukuman eksekusi mati terhadap para terpidana mati. Dalam eksekusi mati yang dilaksanakan di lapangan tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan, tersebut, salah satu yang paling menyedot perhatian publik adalah, akan turut dieksekusinya yang gembong narkoba paling terkenal di tanah air, yakni Freedy Budiman.

Selayaknya pelaksanaan hukuman mati lainya, seringkali sang terpidana mati akan di berikan permintaan terakhir dalam hidupnya. Dan permintaan terakhir dari sang gembong narkoba Freddy Budiman, adalah untuk dimakamkan di kota Surabaya dan Didoakan oleh anak yatim. Sebuah permintaan yang cukup wajar, untuk orang yang katanya telah bertobat menjelang akhir hidupnya ini.

Namun, tahukah anda jika ada permintaan aneh dari terpidana mati dari negara lain? yaitu terpidana mati diberikan kesempatan untuk meminta makanan terakhir.

Dalam ritual permintaan terakhir yang unik ini, para terpidana mati dibebaskan untuk meminta makanan apapun yang ingin mereka santap, sebelum akhirnya di eksekusi. Tentu saja tak semua terpidana mati menanggapi tradisi ini dengan baik, ada yang menolak karena beralasan hal itu sudah tak ada gunanya lagi, toh dia akan segera mati. Namun ada juga yang memanfaatkan tardisi ini, untuk meminta makanan favorit mereka sebelum akhirnya mati. Tapi jangan membayangkan makanan yang mewah ataupun mahal, karena para terpidana mati ini biasanya meminta sesuatu yang aneh dan terkesan sepele untuk makanan yang terakhir yang ingin mereka santap di dunia ini.

Berikut terpidana mati Andrew Lackey, narapidana yang di jatuhi hukuman mati, karena telah membunuh seorang pria tua berusia 80 tahun, karena Ia menduga bahwa pria tersebut memiliki simpanan uang dan emas yang banyak di dalam rumahnya. Dan ketika tiba masanya untuk di eksekusi, Andrew Lackey meminta untuk di sediakan Sosis Kalkun sebagai santapan terakhirnya. Permintaan ini cukup aneh bagi orang yang sangat ingin menjadi kaya, hingga tega membunuh orang lain. Terlebih karena Sosis Kalkun bukanlah makanan yang mahal dan mudah di temukan di pasar – pasar Swalayan.