Perokok Bisa Turunkan Resiko Kanker dengan Beralih ke Vape

Jalaon.com – Perokok berat sangat beresiko terkena penyakit kanker yang berujung kematian, namun jika perokok ingin bisa mengurangi resiko kanker yang bisa menyerangnya ia dapat beralih ke vape atau rokok elektrik.

Berdasarkan hasil penelitian dari dr Lion Shahab (University of College London) Vape diketahui dapat mengurangi kandungan tar yang terdapat dalam tembakau rokok konvensional sebagai pemicu penyakit kanker.

Hasil penelitian yang disampaikan di Forum Nikotin Global 2017 (Global Forum on Nicotine) yang berlangsung di Warsawa, Polandia pada 15-17 Juni 2017 ini juga mengatakan bahwa potensi kanker bisa menurun apabila perokok benar – benar sudah beralih seratus persen ke rokok elektrik.

Selain itu, Amaliya dari Academic Leadership Grant Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat juga memaparkan hal yang sama, yaitu zat beracun tar bisa berkurang apabila perokok menggunakan vape selama enam bulan dengan tanpa merokok tembakau kembali.

“Selama enam bulan penggunaan vape, zat beracun bernama tar, yang memicu risiko kanker akibat efek jangka panjang rokok konvensional, menurun. Ini kalau si perokok sudah benar-benar berganti 100 persen ke vape,” kata Amaliya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here