Published On: Rab, Des 21st, 2016

Petinggi Facebook Irlandia akan Kunjungi Indonesia untuk Selesaikan Pembayaran Pajak

img_20161221_091148

Jalaon.com – Pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Direktorat Pajak (DJP) untuk menutup pintu damai terkait penyelesaian tunggakan pajak oleh Google, akan tetapi tidak dengan Facebook. Namun perusahaan raksasa asal Amerika Serikat tersebut justru menunjukkan itikad baik kepada Indonesia untuk menyelesaikan tunggakan pajak.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pajak Jakarta Khusus, Muhammad Haniv menjelaskan kalau pihaknya tidak melakukan bukti pemeriksaan (bukper) kepada pihak Facebook. Ditjen Pajak membuka jalur damai atau negosiasi (tax settlement) untuk Facebook.

“Facebook tidak di bukper, Google yang di bukper. Kalau Facebook kita lakukan tax settlement dan dimulai tahun depan,” jelas Haniv di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Haniv menilai bahwa Facebook masih menunjukkan sikap baik untuk menyelesaikan permasalahan tunggakan pajak kepada pemerintah Indonesia. Sikap tersebut dinilai dari adanya rencana kunjungan oleh petinggi Facebook dari Irlandia ke Indonesia.

“Pihak Facebook Irlandia bilang mau ketemu saya. Seharusnya sudah kemarin-kemarin, tapi karena saya sibuk dengan KPK, dan lainnya, maka mungkin tahun depan,” jelas Haniv.

Sebelumnya pada 20 Desember 2016, Ditjen Pajak menutup pintu perundingan atau negosiasi dengan Google. Setelah itu DJP memberikan penawaran jumlah pembayaran pajak yang sudah dinego, akan tetapi perusahaan mesin pencari asal Amerika Serikat tersebut justru menyodorkan penawaran pembayaran pajak yang jauh lebih kecil dari yang diajukan oleh Indonesia.

Haniv pun menjelaskan bahwa Indonesia tidak menerima jumlah penawaran pembayaran pajak dari Google, karena jumlah yang ditawarkan oleh Indonesia sudah sangat minim jika dilihat dari tunggakannya sejak tahun 2015.