Polisi Menduga Bom Kampung Melayu Dirakit di Rumah Kontrakan AS

IMG_20170602_082225

Jalaon.com – Polisi menduga perakitan bom yang diledakkan di kampung Melayu dilakukan di Garut, Jawa Barat.

Tim Densus 88 Antiteror dan tim dari Mabes Polri telah melakukan penggeledahan di kediaman Ahmad Sukri (AS) di Kampung Cempaka Garut, Jawa Barat untuk mendapatkan barang bukti.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa aksi penggeledahan tersebut polisi telah berhasil mengantongi beberapa barang bukti.

“Dalam penggeledahan dan olah TKP (tempat kejadian perkara) di rumah kontrakan AS tersebut tim mengamankan sejumlah barang bukti,” kata Yusri Yunus dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (01/06/2017).

Penggeledahan tersebut tidak hanya dilakukan di rumah kontrakan Ahmad Sukri saja melainkan juga dilakukan di rumah adik iparnya yang berada di Kampung Paledang, Kecamatan Karangpawitan.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi yaitu satu dus panci, tujuh ember, 10 piring, plastik bekas es, tujuh toples kaca, satu jeriken, satu mangkok, dua gelas, dan satu baut penutup presto.

Sementara itu, Yusri menjelaskan bahwa dugaan sementara dari polisi perakitan bom bunuh diri tersebut dibuat di rumah kontrakan Ahmad Sukri yang terletak di Kampung Cempaka Garut, Jawa Barat.

“Dugaan sementara bahwa Ahmad Sukri merakit bom tersebut di rumah kontrakannya,” papar Yusri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here