Produsen Migas Semakin Sulit Temukan Cadangan Baru

da

Jalaon.com – Industri Migas di Indonesia terakhir kali menemukan cadangan untuk produksi adalah di kawasan Banyu Urip di Blok Cepu tujuh tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2000.

Akan tetapi, saat ini hanya di Blok Cepu lah yang menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan minyak dan gas dikarenakan cadangan semakin langka dan sulit ditemukan.

Sementara itu, hal yang mengkhawatirkan adalah semakin sulitnya ditemukan cadangan baru untuk memproduksi migas, namun kebutuhan konsumen terus meningkat. Tentu saja hal ini akan menjadi kesenjangan antara produksi dan konsumsi apabila tidak disokong dengan teknlogi dan investasi yang mencukupi.

Sementara itu, bukan hanya Indonesia saja yang saat ini mengalami kesulitan untuk menemukan cadangan baru, akan tetapi banyak diantara beberapa negara di seluruh dunia yang juga mengalami kesulitan yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here