Published On: Rab, Agu 24th, 2016

Hal Tak Terduga Ini Tingkatkan Risiko Kematian Anda

Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi, kesehatan seseorang pun turut mengkhawatirkan karena pola hidup yang sudah berubah. Ancaman terhadap tubuh kita datang dari segala arah dan terutama melalui asupan yang kita konsumsi sehari-hari.

Untuk menghindari resiko – resiko yang membahayakan kesehatan, banyak orang yang beralih ke pola makan yang sehat serta menghindari konsumsi rokok, alkohol, junk food dll.

Tapi tahukah anda, ancaman terhadap kesehatan kita secara fisik dan psikis tidak hanya datang dari hal-hal tersebut saja. Seperti dilansir dalam British Medical Journal, Selasa (23/8/2016), berikut ada dua hal tidak terduga yang berpotensi mengancam kesehatan sekaligus meningkatkan risiko kematian :

 

1. Menonton TV

nonton-tv

Para ilmuwan di Skotlandia menemukan bahwa seseorang yang menghabiskan waktu di depan televisi dua jam sampai empat jam sehari, akan meningkatkan risiko serangan penyakit jantung dan kematian dini, dikutip dari laman Times of India.

Para peneliti juga mengambil foto pembuluh darah mata anak-anak itu. Mereka juga mengkalkulasi ukurannya dan menganalisis tinggi, berat badan, dan tekanan darah. Hasilnya, rata-rata anak menghabiskan 1,9 jam per hari menonton televisi dan 36 menit melakukan aktivitas fisik di luar ruangan.

Nah, anak-anak yang lebih sering menghabiskan aktivitas fisik baik di ruangan atau di luar ruangan lebih sehat matanya. Gopinath menyarankan kepada orang tua agar mengubah kebiasaan anak-anak, dari menonton televisi menjadi aktivitas fisik, seperti bermain di taman. Paling tidak satu jam setiap hari.

 

2. Minum Wine

sdfdvf

Penelitian terbaru dari Unviersity Rutgers di Amerika Serikat mengungkapkan tentang bahaya konsumsi dua gelas wine per hari bagi kesehatan otak. Bahkan konsumsi secara moderat pun juga dapat menurunkan produksi sel otak hingga 40 persen. Demikian dijelaskan Megan Anderson, penulis dalam penelitian tersebut, seperti dukutipDaily Mail.

“Dalam jangka pendek mungkin tidak terlihat adanya masalah dan fungsi otak secara keseluruhan, demikian juga dengan fungsi motorik. Namun dalam jangka panjang, efek buruk wine akan menyerang memori,” papar Anderson.

Para ilmuwan pun melakukan penelitiannya pada tikus. Kelompok tikus yang diberikan wine, dalam darahnya terdapat 0,08 persen alkohol, dan ini sangat mengganggu sel otak. Alkohol ini pun merusak ketrampilan motirik tikus. Jumlah sel-sel saraf pada bagaianhippocampus otak pun berkurang hampir 40 persen, dibandingkan dengan tikus-tikus yang tidak mengkonsumsi wine sama sekali.