Reza Mengaku Sering Diminta Uang Oleh Gatot Untuk Beli Sabu

wee3e3e

Jalaon.comReza Artamevia merupakan salah satu orang yang paling dekat dengan Aa Gatot. Meski bututnya ia ikut tercebur dalam kasus pidana guru spiritualnya tersebut, Reza cenderung bersikap berada di pihak Aa Gatot.

Namun, akhir – akhir ini Reza mulai tak lagi berpihak kepada Gatot, dikabarkan Reza telah melaporkan Gatot dengan pasal 378 atas tuduhan penipuan, karena aspat yang telah diberikan kepada Reza ternyata jenis sabu.

Reza Artamevia mengaku kalau Aa Gatot pernah meminta sejumlah uang untuk biaya ritual bakar “aspat” yang diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

“Saya pernah diminta transfer uang (untuk aspat),” ucap Reza di MaPolda Metro Jaya, Jumat (7/10/2016).

Pasalnya, Reza tak mempermasalahkan jumlah uang yang diberikan kepada Gatot. Namun, dampak buruk masyarakat terhadap dirinya itu dinilai negatif sebagai pencandu narkoba.

Sejak bergabung ke Padepokan di tahun 2004 silam, Reza mengaku tidak tahu menahu perihal Aspat yang diberikan nyatanya adalah sabu. Hal ini menjadi pertanyaan besar, di mana 12 tahun kesetiaannya dengan Gatot, sama sekali ia mengaku tidak tahu Aspat tersebut adalah zat terlarang (narkotika).

Pernyataan ini dikuatkan dengan statement Reza dan kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah saat ia melaporkan Gatot Brajamusti ke SPK, Polda Metro Jaya, Jumat petang (7/10/2016).

“Selama ini klien kami di sini tidak mengerti isi dari beberapa zat,” jelas Ramdan Alamsyah.

Reza mengetahui Gatot membakar aspat menggunakan sabu-sabu setelah kasus tersebut dibongkar oleh polisi, selanjutnya tes rambut dan darah Reza diketahui mengandung zat adiktif tersebut.

Pengacara Reza, Ramdan juga menambahkan bahwa Gatot meminta uang kepada Reza mengaku digunakan untuk patungan membeli aspat guna membantu pengobatan masyarakat miskin yang sakit.

Merasa tertipu oleh mantan guru spiritualnya tersebut, Reza pun telah melaporkan Gatot kepada pihak kepolisian dengan tuduhan penipuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here