Rohadi, PNS Kaya Raya Merasa Depresi dan Ingin Bunuh Diri

sdsd

Jalaon.com – Rohadi, PNS Pengadilan Negeri Jakarta yang terlibat kasus suap, ia ditangkap KPK saat menerima segepok uang dari pengacara Berthanatalia.

Semenjak ditahan, Rohadi mengaku shock, tidak mau makan, tidak bisa tidur dan ingin bunuh diri. Ketika mendapatkan jatah makanannya, Rohadi tidak pernah menghabiskan makanannya. Ia hanya memakan dua sendok setiap hari.

“Selain ingin bunuh diri, ia juga sangat shock. Tidak enak makan, satu hari cuma makan dua sendok,” ungkap kuasa hukum Rohadi, Alamsyah Hanafiah, Selasa (6/9/2016).

Saat disuap oleh pengacara Bertha, uang tersebut dimaksudkan untuk diteruskan ke majelis hakim yang menangani perkara Saipul Jamil agar bisa mengatur vonis hukuman bang Ipul tersebut.

Alamsyah mengungkapkan bahwa kondisi Rohadi saat ini benar – benar putus asa, Ia tidak mengijinkan┬ábertemu dengan keluarga setiap hari. Karena ditakutkan keluarganya akan ikut dijadikan tersangka.

Rohadi sangat mengkhawatirkan hal tersebut, karena ia dituduh pasal pencucian uang, jadi siapapun yang ikut menggunakan uang tersebut, maka siapapun itu akan terseret menjadi tersangka.

Alamsyah juga menambahkan bahwa pertama kali dia bertemu dengan Rohadi, ia menangis. Namun ia merasa sedikit tenang setelah bertemu dengan Alamsyah.

Rohadi yang mengawali karirnya sebagai tukang antar surat panggilan sidang perdata, kini karir dan kekayaannya berkembang sangat pesat. Ia saat ini sudah memiliki 17 mobil, rumah sakit, waterpark, bisnis real estate dan juga kapal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here