Published On: Sen, Apr 30th, 2018

Sebelum Ada Toilet Ternyata Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela

Jalaon.com – Sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela. Bisa dibayangkan betapa jorok dimasa lalu masyarakat masih belum mengerti akan sistem pembuangan kotoran dan kebersihan. Tentunya kita harus berterima kasih kepada penemu toilet, sekarang dengan toilet kita bisa menjaga kebersihan diri sendiri. Lalu seperti apa perkembangan dari toilet hingga saat ini?

Sejarah Sebelum Ada Toilet, Dulu Tinja Dibuang Lewat Jendela
Berikut perkembangan sejarah toilet dan sanitasi di dunia:

1. Sebelum ditemukan toilet pertama, masyarakat di Inggris, London merasa kesulitan untuk membuang air besar dan kecil. Pertama cara yang digunakan adalah menggunakan pispot lalu dibuang di parit. Karena semakin banyak warga maka cara tersebut tidak efisien dan tidak ramah lingkungan. Bagi masyarakat London yang tinggal di rumah susun merasa kesulitan karena harus naik turun tangga untuk membuang kotoran, dan alhasil mereka membuang isi pispot lewat jendela. Pada tahun 1371 Pemerintah Inggris membuat undang-undang yang berisi peraturan dimana barang siapa yang sengaja membuang tinja dari jendela akan dikenakan denda sebesar empat shilling.

Tetapi undang-undang tersebut belum bisa menghilangkan kebiasaan masyarakat. Jika dibayangkan pasti menjijikan, sebelum ada toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela.

2. Pada tahun 1596 seorang penemu bernama Sir John Harington berhasil memproduksi kloset bilas pertama dan ia beri nama “Ajak”. Tetapi ada satu permasalahan yakni jumlahnya yang terbatas hanya diproduksi 2, satu dipasang di rumahnya dan satu lagi berada di kediaman Ratu Elizabeth 1. Bentuk dari kloset Harington terbilang sederhana karena menggunakan bejana sebagai tempat menampung tinja dan bau tidak sedap masih sangat tecium.

Penemuan Sir John Harington menjadi awal perkembangan toilet dan sanitasi di dunia. Harington disebut sebagai Bapak Water Closet (WC).

3. Selanjutnya pada tahu 1775 kloset bilas dan tidak berbau berhasil dibuat oleh Alexander Cummings. Kloset ini memakai teknologi saluran pembuangan yang mirip dengan huruf S. Nantinya dengan dengan saluran berbentuk S air akan menggenang di leher angsa dan mampu menghalangi bau kotoran yang keluar. Penemuan Cummings selanjutnya disempurnakan oleh seorang tukang kunci bernama Joseph Bramah dengan menambahkan engsel pada penutup kloset.

4. Pada tahun 1849 terjadi wabah kolera yang menewaskan 14.000 jiwa hingga sampai tahun 1866. Banyaknya kejadian wabah kolera disebabkan saluran air pada kloset digunakan warga London untuk membuang sampah hingga membuat sumbatan.

Saluran yang tersumbat menimbulkan bau menyengat dan lingkungan sangat kotor. Secara perlahan warga London mulai memperbaiki kebersihan lingkungan dengan menghilangkan sampah yang menyumbat saluran. Sampai pada tahun 1865 sistem saluran air bawah tanah di London bisa kembali normal.

5. Memasuki tahun 1888 perkembangan kloset bilas semakin maju karena adanya saluran air bawah tanah yang dibangun dengan kokoh.

6. Setelah itu pada tahun 1888 putra Ratu Elizabeth I, John Harington menemukan ide toilet siram yang mendorong kotoran ke parit dan ditahun selanjutnya 1889 Bostell berhasil membuat kloset bilas yang disebut dengan wash down mirip seperti kloset di zaman sekarang.

7. Sebenarnya riwayat toilet, dulu tinja dibuang lewat jendela yang heboh di Inggris bukan yang pertama kali terjadi. Di masa lalu kurang lebih tahun 3000-5000 SM tepatnya di kota Hondsutan, Mohenjo Daro telah dibuat kloset pertama di dunia. Toilet yang dipakai pada saat itu dibuat menggunakan batu bata yang disusun kemudian di bagian atas diletakkan kursi kayu tersambung dengan saluran air. Tetapi toilet tersebut hanya diperuntukkan bagi kaum raja dan golongan kaya.