Published On: Jum, Feb 24th, 2017

Sedih, Bocah 8 Tahun Ini Jualan Sayur Untuk Bertemu Orang Tua

bocah supel

Jalaon.com – Yang Xiuxia memiliki impian bertemu dengan orangtua yang tidak pernah dia kenal. Bocah 8 tahun itu menjual sayur mayur di jalan besar di Tiongkok sejak usia 5 tahun. Dia berharap bertemu dengan orangtua yang nggak pernah dia kenal sejak umur sebulan.

Dikutip wowkeren Yang Xiuxia tinggal di desa Lianhu di Tiongkok selatan. Karena kebiasaannya itu warga desa mengenalnya dan memanggil dirinya Mao Mao. Dari informasi sekitar, Mao MAo lahir dari 2 pekerja imigran dari provinsi Sichuan.

Pada 10 Mei 2008, secara diam-diam pasangan itu meninggalkan Mao Mao di depan rumah tetangga bernama Huang Mengyi. Dia mendengar suara bayi menangis di kala sudah larut malam.

“Aku membuka pintu dan tahu bahwa bayi itu milik pasangan dari Sichuan. Aku bergegas ke rumahnya namun keadaan telah kosong,” ujar Mengyi pada wartawan. Dia menduga Mao Mao ditinggal karena lahir dalam keadaan prematur dan sakit pneumonia.

Sejak hari itu, Huang mengangkat Mao Mao menjadi cucunya. Huang adalah pensiunan dokter militer. Kini dia dan suaminya mengurusi pertanian kecil dan membantu Mao Mao menjual sayuran. Sejak lima tahun lalu Mao-Mao menjual ubi jalar, pepaya dan sayur mayur lainnya.

Kisah ini makin mengharukan ketika Mao Mao yang sedang berjualan juga menuliskan rasa rindunya pada orangtua. Dia meletakkan papan di sebelah kios sayurannya. “Ayah dan ibu tercinta, bagaimana kabarmu? Pada tahun 2008 ketika aku sakit parah, kalian diam-diam menempatkan aku di depan rumah seorang wanita tua di tengah malam,” tulisnya.

“Sekarang aku sudah sembuh, aku berharap kalian jemput. Jika tidak, nenekku harus menyerahkan aku kepada pemerintah,” lanjutnya. “Nggak ada tempat bisa disebut rumah. Tapi pada saat yang sama, di mana-mana adalah rumah. Aku rindu memiliki rumahku sendiri. Aku merindukanmu, ibu dan ayah.”