Sri Mulyani Ingatkan Janji DJP untuk Capai Target Pemasukan Perpajakan

img_20161219_190048

Jalaon.com – Menteri Keuangan, Sri Mulyani sangat yakin dan optimis dengan kekurangan penerimaan pajak dari sektor pajak dan bea cukai hingga akhir tahun 2016 ini sebesar Rp 219 triliun. Sri Mulyani lantas meminta Direktorat Jenderal Pajak agar lebih mengoptimalkan pemasukan pajak yang sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh DJP.

“Kita tetap pakai target shortfall Rp 219 triliun meskipun ada shortfall dari cukai plastik yang batal diberlakukan tahun ini, bea masuk direvisi karena kinerja impor lemah tiga kuartal ini. Kita sudah bahas jadi bukan sesuatu yang baru,” ungkap Sri Mulyani di Balai Kartini, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan penerimaan pajak hingga akhir tahun ini. Terutama yang akan terus dipantau adalah pemasukan dari program tax amnesti.

“Kita sudah kalkulasi kalau kemungkinan melebar dari Rp 219 triliun, apa yang terjadi. We are hoping for the bestatau masih berharap yang terbaik,” sambung Sri.

Dia juga mengingatkan kepada DJP mengenai janji untuk dapat mencapai target setoran pajak sebesar Rp 1.355 triliun hingga akhir tahun 2016 ini. Sementara itu pemerintah juga terus memantau realisasi pemotongan belanja dan kemampuan Kementerian/Lembaga dalam melakukan penyerapan anggaran dan kebijakan fiskal agar tidak sampai devisit.

“Saya minta DJP untuk terus menerus fokus pada target yang sudah beberapa kali dibahas dan direvisi. Bukan cuma Dirjen yang berjanji, tapi seluruh Kanwil dan kantor pelayanan sudah mengidentifikasi sehingga masing-masing dari mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan sampai akhir tahun,” tutup Sri Mulyani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here