Sri Mulyani : Polri Sudah Tujuh Tahun Tidak Lakukan Penyesuaian Tarif STNK dan BPKB

defg

Jalaon.com – Warga Indonesia yang memiliki kendaraan bermotor saat ini perlu mengeluarkan uang lebih banyak, karena terhitung hari ini, Jumat (6/1/2017), biaya pengurusan STNK dan BPKB naik hingga tiga kali lipat.

Kenaikan biaya pengurusan STNK dan BPKB tersebut sudah diresmikan oleh pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016. PP tersebut menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010. Peraturan tersebut sudah mendapat persetujuan dan ditandatangani langsung oleh Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kenaikan biaya kepengurusan STNK dan penerbitan BKP tersebut memiliki alasan, yaitu karena kedua jenis layanan yang menjadi fungsi Kepolisian RI.

“Polri sejak 2010 atau sudah tujuh tahun tidak pernah melakukan penyesuaian tarif, jadi sekarang Kepolisian RI memperbaiki servis ke masyarakat untuk pengurusan STNK, dan lainnya,” ujar Sri Mulyani di kantornya pada Selasa (3/1/2017).

Sri Mulyani mengatakan bahwa pendapatan dari jasa layanan kepengurusan STNK dan BPKB ini akan masuk pada pos PNBP tahun depan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here