Published On: Sen, Jun 19th, 2017

Stok Daging Menipis, Bulog Tambahkan dengan Daging Kerbau Beku

Jalaon.com – Menjelang lebaran, stok daging sapi segar yang disimpan oleh Bulog sudah mulai menipis dan dikhawatirkan tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen saat menjelang lebaran.

Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengungkapkan bahwa saat ini stok daging sapi segar yang disimpan hanya tinggal 32 ton, ia menjelaskan bahwa angka tersebut cukup sedikit dibandingkan tingginya permintaan konsumen saat ini.

Tidak tinggal diam, Bulog pun mencarikan solusi agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging sapi yang diperuntukkan untuk keperluan menjelang lebaran.

Menjajaki negara lain seperti Australia, Brasil dan Spanyol pun menjadi pilihan Bulog untuk dapat menambah stok daging sapi segar. Selain itu, Bulog juga menambahkan stok dengan daging kerbau yang masih ada sejak impor dari India beberapa waktu yang lalu.

Daging kerbau yang tersisa sebanyak 30 ribu ton diharapkan dapat membantu memenuhi permintaan dari masyarakat akan daging sapi. “Kalau terjadi kebutuhan luar biasa selama Ramadan, tentu bukan hal yang mengkhawatirkan. Kebutuhannya (Lebaran) itu 7-9 ribu ton,” kata Djarot.

Djarot mengatakan akan menambah stok daging kerbau beku yang diimpor dari India sebanyak 5 ribu ton, stok tambahan ini merupakan bagian dari rencana Bulog mengimpor sebanyak 51 ribu ton daging kerbau beku dari India beberapa waktu yang lalu.

“Datangnya nanti setelah Lebaran, awal Juli, sepuluh hari setelah Lebaran. Karena saya yakin sampai seminggu Lebaran masih aman,” papar Djarot.