Tak Hanya Rokok, Cukai Plastik Juga akan Naik Tahun Depan

Jalaon.com – Pemerintah saat ini tengah mengkaji terkait penetapan kenaikan tarif cukai rokok yang akan diberlakukan mulai tahun 2018.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan cukai rokok sebagai bentuk upaya untuk pencapaian target penerimaan cukai sebesar Rp 155,4 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu, Heru Pambudi menjelaskan bahwa setiap tahun akan diadakan penyesuaian tarif cukai. “Biasanya kan memang secara reguler ada penyesuaian tarif setiap tahun,” kata Heru saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Dalam penetapan tarif cukai baru pemerintah telah memepertimbangkan berdasarkan nilai inflasi sebesar 3,5 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada tahun depan.

” Iya sudah (kenaikan tarif cukai rokok ke penerimaan). Yang dijadikan pertimbangan, yakni inflasi dan pertumbuhan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Suahasil Nazara mengatakan bahwa tidak hanya cukai rokok yang akan naik pada tahun 2018, akan tetapi cukai plastik juga tengah diajukan kepada DPR untuk dinaikkan pada tahun depan.

” Kita akan konsultasi lagi dengan DPR di masa sidang berikutnya. Semoga tetap jadi di 2017, dan harus jadi. Pokoknya tahun ini (cukai plastik) akan menyumbang penerimaan cukai,” ucap Suahasil.

Selain cukai rokok, Kemenkeu juga belum bisa memastikan mengenai jumlah kenaikan tarif cukai kantong kresek plastik, namun pemerintah saat ini masih akan melakukan pengkajian dan penyesuaian dari berbagai kondisi.

” Yang pasti kantong kresek kena cukai. Tarifnya belum, kita lihat kondisi industri, ekonominya, harus sinkron semua. Supaya target tercapai, industri berkembang, dan tenaga kerja bisa diserap dengan baik,” tandas Suahasil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here