Published On: Rab, Jul 19th, 2017

Tanggapan Menperin Terkait RUU Perkelapasawitan

Jalaon.com – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menolak rencana pemerintah terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perkelapasawitan, menurut Airlangga selama ini kinerja di sektor perkelapasawitan telah berjalan dengan cukup baik.

Sementara itu, Airlangga meminta pemerintah tidak perlu melanjutkan perencanaan rancangan RUU perkelapasawitan tersebut, ia juga menilai akan lebih baik jika dilakukan upaya peningkatan dari sisi tugas dan fungsi secara intensif kepada lembaga maupun kementerian agar lebih terarah dan jelas.

“Kami berpendapat peningkatan kinerja perkelapasawitan nasional perlu dilakukan melalui penajaman tugas dan fungsi kementerian dan lembaga, termasuk BLU Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) serta forum kerja sama Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC),” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Airlangga menjelaskan bahwa ia sebagai menteri perindustrian sebelumnya telah membuat rancangan UU yang cukup matang terkait perkelapasawitan sehingga menurutnya belum ditemukan kekurangan, maka dari itu ia menilai rencana pembahasan RUU tidak perlu diteruskan.

Selain itu ia menilai karakteristik sektor industri perkelapasawitan tidak jauh beda dengan industri dari sektor lain, jadi menurutnya tidak perlu melakukan RUU secara khusus kepada perkelapasawitan.

“Pengaturan terkait perkelapasawitan dari hulu sampai hilir pada level UU sudah diatur secara lengkap dan berjalan dengan baik, sehingga tidak ada lagi kekosongan hukum yang perlu diatur lagi pada level UU,” jelasnya.

“Selain itu, sektor perkelapasawitan memiliki kateristik yang hampir sama dengan komoditas perkebunan lainnya, sehingga tidak perlu diatur secara khusus,” sambungnya.