Terpuruk di Liga Inggris, Leicester Pecat Ranieri

Twitter @DonRanieri
Twitter @DonRanieri

Jalaon.com – Manajemen Leicester City membuat keputusan mengejutkan jelang akhir musim. Mereka memecat Claudio Ranieri yang dianggap gagal memberikan kinerja bagus.

Sejak awal musim ini posisi Ranieri memang tak lepas dari sorotan. Maklum setelah sukses menjadi juara Liga Inggris musim lalu, mereka tak pernah lepas dari papan bawah.

Hingga pekan ke-25, Leicester hanya berada di posisi ke-17. Mereka mengoleksi 21 poin atau hanya terpaut satu angka dari klub zona degradasi.

Meski demikian di ajang Liga Champions, Leicester masih bertahan di babak 16 besar. Mereka kalah 1-2 dari Sevilla di leg pertama, namun masih punya peluang untuk membalasnya di leg kedua.

“Leicester memutuskan untuk memutus kontrak Ranieri malam ini. Hasil kompetisi domestik membuat tim dalam ancaman degradasi dan manajemen menilai butuh perubahan kepemimpinan,” bunyi pernyataan resmi Leicester.

“Meski menyakitkan, tetapi kepentingan klub di atas segalanya. Status Ranieri sebagai manajer tersukses di klub ini tidak bisa diganggu gugat,” ujar pernyataan itu lagi.

Selain Ranieri, Leicester memecat asistennya Paolo Benetti dan pelatih fisik, Andrea Azzalin. Untuk sementara Jamie Vardy dan kawan-kawan ditangani dua asisten lain, Craig Shakespeare dan Mike Stowell.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here