Published On: Rab, Nov 23rd, 2016

Tips Agar CV Lamaran Kerja Menarik Perhatian

bgbdfd

Jalaon.com – Ketika sudah menyelesaikan studi Sekolah Menengah atau lulus Sarjana S1, saat itu adalah waktunya membuat lamaran pekerjaan dan segera menyebar surat lamaran kerja guna untuk mendapatkan pekerjaan sesegera mungkin. Saat-saat ini seringkali menjadi saat yang paling mendebarkan, penuh harap-harap cemas.

Tahukah anda apakah yang membuat pemberi kerja seringkali menolak lamaran anda? selain kualifikasi yang tidak relevan dan tidak memenuhi standart perusahaan, pembuatan CV sangatlah berpengaruh terhadap penilaian dari sang pemberi kerja.

Lalu bagaimanakah caranya membuat CV lamaran kerja yang dapat menarik perhatian pemberi kerja? berikut ini adalah ulasannya yang berhasil dirangkum oleh tim Jalaon.com.

 

1. Buat sesuai standart perusahaan yang anda lamar

Saat menulis resume usahakan mengikuti apa yang diinginkan oleh perusahaan, bukan apa yang Anda inginkan. Tulislah lamaran sesuai dengan persyaratan kerja yang diminta. Misalnya Anda sudah memiliki format lamaran siap kirim ke setiap perusahaan, sebaiknya atur ulang, informasi dasar bisa dibuat sama.

 

2. Hindari menulis lamaran yang sama dengan isi CV

Membuat surat lamaran menarik saat dibaca staf HRD adalah keharusan. Sayangnya hal tersebut tidaklah mudah. Terutama bila mengingat tidak ada standar khusus mengenai surat lamaran pekerjaan yang baik. Meski begitu bukan tidak mungkin membuat surat lamaran yang baik. Hal pertama yang harus Anda pastikan saat membuat surat lamaran adalah tidak memberikan informasi yang ditulis dalam CV pada surat lamaran pekerjaan.

Surat lamaran pekerjaan memang harus dibuat untuk menunjukkan kualifikasi Anda sebagai pelamar kerja. Sehingga surat lamaran pekerjaan ditulis dengan menunjukkan hasil pencapaian Anda. Sayangnya banyak orang justru terjebak menuliskan hal yang terdapat dalam CV pada surat lamaran pekerjaan. Hal ini tentu akan membuat staf HRD malas membaca apalagi mempertimbangkan surat lamaran pekerjaan yang Anda buat.

 

3. Sempurnakan paragraf pertama dan terakhir

Paragraf pertama menjadi kunci surat lamaran pekerjaan yang Anda buat layak untuk dibaca atau tidak oleh staf HRD. Paragraf pertama yang berbelit-belit dan menjemukan akan memastikan surat lamaran pekerjaan yang Anda kirim tidak diprioritaskan, bisa jadi justru dibuang. Buat paragraf pertama dengan singkat, jelas namun cukup menjual. Sehingga HRD akan mempertimbangkan untuk membaca surat lamaran pekerjaan Anda sampai habis.

Selain paragraf pertama, tulisan paragraf terakhir juga menjadi kunci bagi surat lamaran Anda untuk dipertimbangkan kelayakannya. Mengakhiri surat lamaran dengan kata-kata yang mengambang, tidak peduli atau bahkan dengan cara yang buruk akan membuat orang malas mempertimbangkan kualifikasi Anda. Buat paragraf terakhir dengan tegas namun juga menunjukkan permintaan yang tulus untuk mempertimbangkan Anda jika sesuai dengan kualifikasi yang mereka minta.

 

4. Buatlah CV yang sederhana tapi jelas

Kebanyakan para staf seleksi maupun user tidak punya banyak waktu untuk membaca CV. Jadi kalau Anda membuatnya secara jelas, ringkas dan sederhana itu akan memudahkan mereka sekaligus menguntungkan Anda karena mereka bisa mendapatkan gambaran diri Anda secara lebih lengkap. Berilah gambaran keterangan singkat mengenai apa yang anda lakukan dan sebagai apa Anda.

 

5. Tulis jawaban sebelum ditanyakan saat wawancara

Ketika menulis tentang pengalaman kerja, sekali lagi buat seringkas mungkin, karena menulis panjang belum tentu membuat Anda dipanggil dan diwawancara.

Jelaskan semua posisi dan tugas yang pernah lakukan di setiap pekerjaan-pekerjaan sebelumnya, namun jika mungkin tulislah yang paling relevan dengan posisi yang diinginkan oleh perusahaan.