Published On: Sel, Agu 16th, 2016

Tragis! Pemuda Meninggal Saat Bermain Game Online

Game online saat ini memang marak digemari oleh para anak – anak atau pemuda, bermain game online memang seru dan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Namun, siapa sangka ternyata terdapat korban yang meninggal dunia saat bermain game online berjam – jam?

Seperti kisah tragis seorang pemuda di Mojokerto, Jawa Timur, meninggal dunia saat tengah bermain game online. Naufal Hanifa Fadlurrahman yang masih berusia 18 tahun meninggal dengan posisi duduk di depan komputer yang masih menyala, menggunakan handset, dan matanya terbuka. Apalagi Naufal baru saja diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.

Putra pertama laki – laki dari pasangan dokter Zulfakar dan Nurul Hidayati pemilik Rumah Sakit Mutiara Hati Mojokerto tersebut mendadak meninggal dunia saat bermain game online di rental Jalan Mustika Bumi Sooko Permai (BSP) Mojokerto.

“Orang yang pertama kali mengetahui Naufal meninggal itu adalah penjaga rental warnetgame online,” kata humas Polres Mojokerto, Senin (15/8/2016).

“Naufal bermain game online di lantai dua rental warnet BSP tersebut dan di samping Naufal juga ada seorang pemuda yang bernama Vio,” sambung dia.

Suyoto menuturkan, menjelang magrib, Setelah bermain game,Vio pulang ke rumahnya meninggalkan Naufal. Setelah itu, penjaga rental warnet naik ke lantai dua untuk menghidupkan lampu.

“Melihat Naufal cuma bermain seorang diri, penjaga rental warnet itu menemaninya bermain game online dan duduk di sebelah Naufal,” tutur Suyoto.

Namun, setelah beberapa saat Suyoto menemani Naufal bermain, penjaga rental warnet pun merasa curiga karena Naufal tidak bergerak sama sekali.

“Penjaga rental warnet itu kemudian mencoba mendekat, melihat dan menyapa Naufal. Karena tidak ada respons sama sekali dari Naufal, maka penjaga rental warnet memberanikan diri untuk memeriksa Naufal, apakah dia masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Dan ternyata, Naufal sudah tidak bernafas dengan posisi duduk di depan komputer yang masih menyala, menggunakan handset dan matanya terbuka,” ucap Suyoto.

Setelah Suyoto mengetahui bahwa Naufal sudah meninggal, lalu ia pun segera melapor ke RT dan RW, kemudian RT melapor ke Polsek setempat.

“Akhirnya Naufal yang baru lulus SMA tahun 2016 itu dievakuasi menggunakan mobil milik Rumah Sakit Mutiara Hati,” ucap Suyoto.