Published On: Sel, Mar 28th, 2017

Unik, Peluk Sapi Jadi Trend Hilangkan Stres Di Belanda

Pics shows: The girls cuddling with the cows; A woman who saved three cows from slaughter now uses the animals for cuddling workshops aimed at treating stress. Visitors to the Gisiberg farm in the town of Tenniken, in the northern Swiss canton of Basel-Landschaft, can now lie next to the cows and cuddle them. Sibylle Zwygert, 25, a veterinary student and farmer’s daughters, says the trend for cuddling cows started in the Netherlands. She explains that it is intended to help people slow down with life and help them relax. Zwygert has trained the three three-and-a-half-year-old Jersey cows named Svea, Sven and Svenja to receive guests for cuddling. Shortly after their birth the cattle were due to be slaughtered, since the two infertile females and one bull were useless for the dairy business. But Sibylle Zwygart was able to save the animals at the last minute. She said:

Jalaon.com – Saat stress terkadang kita melakukan hal-hal yang biasanya negatif. Tapi,bagi beberapa pecinta hewan lebih memilih bersama hewan kesayangannya. Seperti dikutip dari wowkeren Seorang mahasiswi kedokteran hewan, Sibylle Zwygert mencetuskan ide ini. Wanita 25 tahun itu berhasil menyelamatkan tiga ekor sapi dan penyembelihan dan kini menggunakan sapi sebagai pelatihan daam menghilangkan stres. Sibylle memberi nama ketiga sapi tersebut diberi nama Svea, Sven dan Svenja.

Memeluk sapi adalah tren yang dimulai di Belanda. Orang-orang memeluk sapi sambil tiduran dengan tujuan untuk mendorong kewaspadaan dan relaksasi. “Sapi cocok untuk dipeluk karena tubuhnya peka akan sentuhan dan merupakan hewan yang tidak terlalu banyak bicara. Melalui lenguhannya, mereka dapat memastikan bahwa orang-orang yang ada disekitarnya juga merasa nyaman dan santai,” tutur Sibylle kepada Central European News.

Jika ingin mencoba merasakan sensasi ini, siapkan dana sebesar £40 atau Rp 670 ribuan untuk mengunjungi sapi-sapi tersebut. Sensasi memeluk sapi bisa kamu rasakan selama dua jam dan bisa dilakukan mulai dari anak usia 7 tahun ke atas.

Sybille meyakinkan bahwa kenyamanan sapi tetaplah nomor satu. Jika sapi dalam keadaan duduk diam maka seseorang bisa memeluknya dan menimbulkan perasaan nyaman.