Usai Kebijakan Trump Larang Negara Muslim Masuk ke AS Diberlakukan, Para Imigran Tertahan di Bandara AS

asdc

Jalaon.com – Berlum berjalan dua minggu setelah dilantik resmi menjadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sudah membuat kebijakan dan peraturan yang menimbulkan kontroversi.

Kebijakan tersebut adalah dilarangnya tujuh negara yang mayoritas beragama muslim untuk masuk ke Amerika Serikat. Kebijakan ini pun akan berdampak kepada imigran dari tujuh negara tersebut terpaksa harus kembali ke tanah asalnya. Tujuh negara muslim yang dilarang masuk ke AS adalah, Yaman, Iran, Irak, Suriah, Libya, Sudan, Somalia.

Peraturan yang diserukan oleh Trump tersebut mulai diberlakukan pada Jumat 16.30 waktu AS. Sementara itu, Departemen Keamanan Dalam Negeri telah memerintahkan Customs and Border Protection agar menerapkan perintah executive Trump pada Sabtu 28 Januari 2017.

Setelah diberlakukannya kebijakan tersebut, akibatnya para imigran dari tujuh negara tersebut dan termasuk warga asing yang memegang kartu Green Card tertahan di bandara. Mereka pun terancam akan dipulangkan di negara asal mereka.

Akhirnya, lebih dari 2.000 warga menggelar aksi demonstrasi di Bandara Internasional John F. Kennedy, meminta agar para warga asing yang tertahan di bandara diperbolehkan untuk masuk ke AS. Salah satu pendiri Google, Sergey B juga terlihat ikut bergabung dengan demonstran.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here