Wakil MUI Mengimbau Kepada Umat Muslim Agar Tetap Menjaga Ukhuwah

d

Jalaon.com – Baru – baru ini Masjid Al Jihad yang terletak di Setiabudi, Jakarta Selatan sentak mengundang kontroversi lantaran masjid tersebut memajang sebuah poster besar bertuliskan  ‘masjid ini tidak mensalatkan jenazah pembela penista agama’,

Hal tersebut pun menuai reaksi dari pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI), Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid menegaskan bahwa untuk mensalatkan jenazah setiap umat muslim adalah kewajiban semua umat muslim.

“Kami mengingatkan kepada umat Islam bahwa kewajiban mengurus jenazah yang meliputi memandikan, mengkafani, mensalatkan, dan menguburkan bagi seorang muslim hukumnya adalah fardlu kifayah,” ujar Zainut Tauhid, Sabtu (25/2/2017).

Zainut pun mengatakan demikian karena melihat sebuah kejadian pada saat zaman Rasulullah SAW, Rasulullah SAW mengatakan bahwa manusia tidak dapat dan tidak memiliki hak untuk memvonis orang itu didalam hatinya ada iman atau tidak.

“Dulu ketika Rasulullah masih hidup untuk menilai apakah orang itu munafik atau tidak itu, dijawab dengan turunnya wahyu Allah. Tetapi setelah Rasulullah wafat, maka untuk menghukumi seseorang itu beriman atau tidak, hanya bisa dilihat dari yang tampak lahirnya bukan batinnya, sebagaimana sabda Nabi, kita hanya menghukum apa yang tampak, dan Allah SWT yang menghukum apa yang tersimpan di hati,” jelas Zainut.

Zainut pun mengimbau kepada seluruh masyarakat dari kalangan umat muslim agar selalu bersikap baik dan saling menjaga kesatuan dan kerukunan umat.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here