Published On: Sab, Agu 13th, 2016

Waspada, Pekerjaan Ini Rentan Bikin Pria Mandul

Kemandulan pada pria ternyata memiliki korelasi dengan jenis pekerjaan yang dilakoninya. Di antara sekian banyaknya jenis pekerjaan untuk pria, sopir jarak jauh paling rentan mengalami ketidak suburan alias infertilitas.

“Kalau yang paling rentan itu driver (sopir) profesional yang mengendarai kendaraan jarak jauh,” tutur dokter spesialis okupasi dokter Kasyunnil Kamal di RSU Bunda Jakarta pada Jumat (12/8/2016).

Menurut dokter Kasyunnil, pria yang bekerja sebagai sopir jarak jauh, misalnya yang mengendarai kendaraan lintas pulau atau lintas propinsi–harus duduk lama dan kondisi udara panas. Hal tersebut menyebabkan suhu testikel meningkat. Padahal untuk menghasilkan sperma yang baik suhu testikel 3-4 derajat Celcius di bawah suhu tubuh.

Disaat kondisi paparan panas selama bekerja, sangat berpotensi menurunkan jumlah sperma, motalitas (kecepatan gerak), dan perubahan bentuk sperma.

Tidak hanya sopir, mereka yang dalam pekerjaannya yang sering terpapar radiasi pengion atau radiasi bermuatan listrik pun bisa menyebabkan kemandulan karena ketiadaan sperma dalam cairan semen. Lalu, para pengelas yang sering terpapar Cadmium (Cd) melebihi ambang batas, bisa mengubah morfologi sperma, penurunan jumlah sperma, mortalitas, dan penurunan volume semen.

Jika pekerjaan yang dilakukan sering terpapar bahan berbahaya, dokter yang juga dosen di FKUI ini mengingatkan pentingnya penyimpanan bahan kimia dalam waktu tertutup, cuci tangan sebelum makan, minum, dan merokok, hindari kontak kulit dengan bahan kimia secara langsung, serta menggunakan seragam dan jangan sampai terjadi di kontaminasi rumah. Dengan begitu akan memperkecil risiko kemandulan pada pria.