Wow Hutang Pajak Facebook Di Indonesia Capai 3 Triliun

facebook

Jalaon.com – Dilansir dari Kompas.com Utang pajak yang dimiliki oleh sosial media raksasa Facebook ini sudah mencapai 3 triliun. Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Khusus,  Muhammad Haniv mengatakan telah mengirim surat ke kantor Facebook di Irlandia untuk berdiskusi tentang persoalan tunggakan pajak ini, sekaligus mencari tahu kepentingan bisnis Facebook di Indonesia.

Facebook sendiri diketahui mulai membuka kantor perwakilannya di Indonesia sejak Maret 2014 lalu. Kantor perwakilan Facebook di Indonesia berlokasi di kawasan Mal Pacific Place yang berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan.

Juru bicara Facebook di Indonesia, Yunita Purnamasari menolak memberikan pernyataan resminya saat dimintai keterangan soal tunggakan pajak ini.

Selain Google dan Facebook, DJP saat ini juga mengincar utang pajak dari perusahaan OTT asing lain, termasuk Apple, Twitter, dan Yahoo. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan negara sekaligus menekan defisit anggaran di bawah 3 persen.

Untuk kasus utang pajak Google Indonesia , Dirjen Pajak menawarkan penyelesaian pajak atau tax settlement pada raksasa mesin pencari tersebut. Angka kesepakatan dikatakan berkisar 73 juta dollar AS atau setara Rp 988 miliar. Kisaran itu tak akan melebihi angka yang dipatok, tapi bisa jadi kurang.
“Dipertimbangkan sebagai pengampunan pajak bagi Google,” kata Haniv, sebagaimana dilaporkan WSJ dan dihimpun KompasTekno, Jumat (25/11/2016).

Apabila proses menuju kesepakatan tersebut berjalan lancar, pemerintah Indonesia bisa lebih gencar mengejar utang pajak dari perusahaan teknologi lain, seperti Facebook dan Twitter. Haniv mengatakan negosiasi dengan Google soal pembayaran utang pajak diperkirakan akan selesai sebelum akhir 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here